TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Harga daging sapi diprediksi akan terus naik hingga 1 Syawal 1447 Hijriah. Hal tersebut dikarenakan seluruh kebutuhan komoditi selalu mengalami kenaikan signifikan setiap tahunnya, termasuk daging sapi dan sejenisnya.
Agus, salah satu pedagang sapi di Pasar Gudang Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa harga daging sapi bisa mencapai Rp180 ribu perkilogram pada H-1 Idul Fitri.
"Ya diperkirakan akan terus naik, kemungkinan bisa mencapai Rp 150 hingga Rp 180 ribu per kilogramnya nanti pas dekat-dekat lebaran," ucap Agus, Jumat, 6 Maret 2026.
Agus menyebut, kenaikan harga terjadi bukan hanya karena menjelang Idul Fitri saja, namun stok daging sapi dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) terbatas.
Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Jakarta Mahal, DPRD Dorong Operasi Pasar Digelar
"Barangnya sedikit. Jadi tidak sesuai dengan permintaan pasar. Apa lagi mau Lebaran, orang pada mau beli daging. Tapi di RPH malah dikit barangnya," ungkapnya.
Menggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang, Resmiati Marningsih mengatakan bahwa harga eceran tertinggi (HET) daging sapi sebesar Rp125 ribu per kilogram.
"HET daging sapi sebesar Rp125 ribu ya per kilogramnya," katanya.
Lebih lanjut, dengan melihat kondisi saat ini, pihak Disperindag akan berusaha semaksimal mungkin untuk menekan harga-harga komoditi terutama daging sapi di Kabupaten Tangerang.
"Kita masih terus berusaha untuk menekan harga-harga komoditi di Kabupaten Tangerang," pungkasnya.