Di sisi positif, banyak klub menggelar "Open Iftar" di stadion seperti Stamford Bridge, Old Trafford, dan Villa Park ribuan orang dari berbagai latar belakang buka puasa bersama, mengubah rivalitas jadi ruang harmoni.
Pelajaran Abadi dari Lapangan Hijau
Ramadan 2026 segera berlalu, tapi pelajarannya kekal. Bagi pemain Muslim, ini soal keseimbangan iman dan prestasi.
Bagi klub, bukti sains dan empati bisa bersatu. Dan bagi sepakbola dunia, Ramadan jadi laboratorium inklusivitas—membuat olahraga terpopuler ini semakin ramah bagi semua.
Dari cerita para bintang ini, kita belajar: empati dan ketangguhan bisa mengalahkan segala keterbatasan. Selamat menjalani sisa Ramadan semoga penuh berkah dan harmoni.
