“Awal-awal puasa kaya gini pertengahan gini deh masih belum terlalu ramai. Tapi nanti hari-hari terakhir menjelang Lebaran pasti ramai,” kata Dede.
Menurutnya, ada berbagai jenis parcel dijual memiliki ukuran, model, dan isi yang berbeda-beda. Produk di dalamnya pun beragam, mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga makanan khas Lebaran dengan harga yang bervariasi.
“Di dalam parcel biasanya ada barang pecah belah seperti gelas, piring, lalu minuman dan kue. Semua disusun dan dihias dalam wadah kardus, plastik, atau keranjang rotan supaya terlihat lebih cantik,” ujar Dede.
“Harga di sini bervariasi tergantung isi, model, dan ukuran parcelnya. Kita jual dari yang paling murah sekitar Rp200 ribu sampai Rp2 juta,” ucapnya.
Lebih lanjut, salah satu pembeli, Yulia, 36 tahun mengatakan bahwa dirinya hampir setiap tahun selalu membeli parcel di toko tersebut karena pilihan cukup banyak dan harga masih terjangkau.
“Saya memang biasanya setiap tahun beli di sini. Pilihannya banyak dan menurut saya harganya juga nggak terlalu mahal,” ujar Yulia.
Ia mengaku membeli parcel untuk diberikan kepada orang tua dan mertuanya sebagai bentuk perhatian saat Hari Raya Idulfitri.
“Ini saya beli yang sekitar Rp500 ribuan, isinya kue-kue kering. Biasanya buat orang tua sama mertua,” kata Yulia.
“Biasanya beli dua, tapi nyicil. Sekarang beli satu, besok beli lagi tapi beda varian,” ujarnya. (cr-4)
