Bolehkah Ibu Hamil Puasa Penuh? Dokter Zaidul Akbar Ungkap Fakta dan Tips Aman untuk Janin

Kamis 05 Mar 2026, 06:36 WIB
Tips aman untuk janin bagi ibu hamil saat puasa menurut Dokter Zaidul Akbar. (Sumber: Freepik/valeria-aksakova)

Tips aman untuk janin bagi ibu hamil saat puasa menurut Dokter Zaidul Akbar. (Sumber: Freepik/valeria-aksakova)

POSKOTA.CO.ID - Bagi sebagian kelompok khusus seperti ibu hamil, pertanyaan seputar keamanan berpuasa menjadi perhatian utama.

Banyak ibu yang ragu apakah puasa penuh aman bagi dirinya dan janin yang sedang dikandung.

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan, karena ibu hamil memiliki kondisi tubuh yang lebih kompleks dibandingkan orang dewasa pada umumnya.

Tubuh ibu hamil harus menanggung kebutuhan nutrisi dan oksigen untuk dua nyawa sekaligus, yakni ibu itu sendiri dan janin dalam kandungan.

Pakar kesehatan sekaligus praktisi medis, Dokter Zaidul Akbar, sering membahas isu kesehatan dan puasa.

Lantas, bolehkah ibu hamil puasa penuh selama bulan Ramadhan? Berikut fakta yang diungkap Dokter Zaidul Akbar dan tips aman untuk janin bagi ibu hamil.

Baca Juga: Muhammad Suryo Anak Siapa? Ini Jejak Keluarga Bos Rokok HS yang Alami Kecelakaan di Kulon Progo

Fakta Tentang Puasa dan Janin

Salah satu mitos yang sering beredar adalah bahwa puasa dapat menyempitkan aliran darah.

Menurut Dokter Zaidul Akbar, yang dikutip melalui kanal YouTube pribadinya, pada Kamis, 5 Maret 2026, hal ini hanyalah perumpamaan yang menjelaskan efek metabolisme tubuh saat berpuasa.

Selama asupan nutrisi dan cairan tercukupi saat sahur dan berbuka, risiko efek negatif terhadap aliran darah dan janin dapat diminimalkan.

Dalam perspektif agama sendiri, terdapat keringanan (rukhsah) bagi ibu hamil yang khawatir kondisi tubuhnya tidak mampu menjalankan puasa tanpa risiko bagi janin.

Jika puasa berpotensi melemahkan tubuh atau memengaruhi perkembangan janin, maka memilih tidak berpuasa adalah pilihan yang diperbolehkan dan sah.

Dengan kata lain, kesehatan ibu dan janin menjadi prioritas utama. Berpuasa tidak boleh mengorbankan kondisi fisik ibu.

Terutama, jika ibu mengalami mual, pusing, sakit maag, atau kondisi medis lain yang bisa membahayakan kandungan.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 5 Maret 2026 Stabil di Rp3.122.000 per Gram, Kesempatan Beli?

Tips Aman Berpuasa untuk Ibu Hamil

Bagi ibu hamil yang ingin berpuasa penuh, adapun beberapa strategi dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan bagi janin.

  • Konsultasi Medis Terlebih Dahulu: Sebelum berpuasa, lakukan pemeriksaan ke dokter kandungan atau ahli gizi untuk memastikan kondisi tubuh dan janin stabil.
  • Asupan Nutrisi Seimbang: Perhatikan menu sahur dan berbuka. Pastikan mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral untuk mendukung energi ibu dan perkembangan janin.
  • Hidrasi yang Cukup: Minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi yang dapat memengaruhi aliran darah dan keseimbangan tubuh.
  • Pantau Kondisi Tubuh: Jika muncul gejala lemas, pusing, mual, atau sakit maag, sebaiknya hentikan puasa. Tubuh ibu harus menjadi prioritas utama.
  • Manfaatkan Keringanan Jika Diperlukan: Ibu hamil bisa mengganti puasa di hari lain atau membayar fidyah jika kondisi tubuh tidak memungkinkan.

Dengan pendekatan yang tepat, puasa dapat menjadi pengalaman spiritual yang aman dan bermanfaat bagi ibu hamil dan janin.


Berita Terkait


News Update