POSKOTA.CO.ID - Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan, umat Islam mulai meningkatkan kualitas ibadah untuk menyambut malam paling mulia, yakni malam Lailatul Qadar. Salah satu amalan yang paling dianjurkan pada fase ini adalah itikaf di masjid.
Ibadah itikaf dikenal sebagai sunnah muakkadah atau amalan yang sangat dianjurkan karena secara konsisten dilakukan oleh Rasulullah SAW sepanjang hidupnya. Tradisi spiritual ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk lebih fokus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW bahkan memperbanyak ibadah dan mengajak keluarganya turut menghidupkan malam dengan shalat serta dzikir.
Karena itu, banyak Muslim mulai mencari informasi mengenai kapan waktu terbaik memulai itikaf Ramadhan 2026. Lalu, kapan sebenarnya jadwal itikaf Ramadhan 2026 dimulai? Berikut penjelasan lengkapnya.
Baca Juga: Kapan Lebaran 2026 Versi Muhammadiyah? Ini Dasar Penetapan dan Tanggalnya
Pengertian Itikaf dalam Islam
Secara bahasa, itikaf berarti berdiam diri. Dalam praktik ibadah, itikaf merupakan aktivitas menetap di masjid dengan niat khusus untuk beribadah kepada Allah SWT.
Selama menjalankan itikaf, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak amalan spiritual seperti membaca Al-Quran, berzikir, berdoa, melaksanakan salat sunnah, hingga melakukan muhasabah atau introspeksi diri.
Ibadah ini menjadi sarana untuk menjauh sementara dari kesibukan duniawi dan mengarahkan hati sepenuhnya kepada kehidupan akhirat. Melalui itikaf, seseorang berusaha menjaga ketenangan batin sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.
Kapan Itikaf Ramadhan 2026 Dimulai?
Mengacu pada berbagai sumber keislaman, termasuk penjelasan ulama dan lembaga keagamaan, itikaf sangat dianjurkan dilakukan pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.
Rasulullah SAW selalu memulai itikaf sejak memasuki malam ke-21 Ramadhan hingga akhir bulan suci. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis:
"Rasulullah SAW. melakukan itikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkannya. Kemudian istri-istrinya melakukan itikaf setelah beliau wafat." (HR. Al-Bukhari No. 2026 dan Muslim No. 1172)
Berdasarkan penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah, jadwal memulai itikaf 2026 dapat berbeda tergantung acuan awal puasa yang digunakan.
Baca Juga: 6 Keutamaan Lailatul Qadar, Malam Seribu Bulan Penuh Berkah di Ramadhan
Jadwal Itikaf Ramadhan 2026
Berikut perkiraan waktu memulai itikaf:
- Jika mengikuti pemerintah (1 Ramadhan 19 Februari 2026), itikaf dimulai pada 10 Maret 2026 atau malam ke-21 Ramadhan.
- Jika mengikuti Muhammadiyah (1 Ramadhan 18 Februari 2026), itikaf dimulai pada 9 Maret 2026 atau malam ke-21 Ramadhan.
Meski demikian, itikaf sebenarnya boleh dilakukan kapan saja selama Ramadhan, baik dalam durasi singkat maupun panjang, selama memenuhi syarat dan niat ibadah.
Sunnah Rasulullah SAW Menghidupkan 10 Malam Terakhir
Melansir dari laman nu.or.id, Rasulullah SAW dikenal sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah pada penghujung Ramadhan. Beliau tidak hanya memperbanyak ibadah pribadi, tetapi juga membangunkan keluarga agar ikut melaksanakan qiyamul lail.
"Lam yakun an-nabiyyu ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama idzā baqiya min Ramaḍāna ‘asyaratu ayyāmin yada‘u aḥadan min ahlihi yuṭīqul-qiyāma illā aqāmahu."
Artinya: Nabi Muhammad saw, ketika 10 hari terakhir bulan Ramadhan tiba, beliau tidak pernah membiarkan anggota keluarganya yang mampu untuk melakukan shalat malam (qiyamul lail) untuk meninggalkannya. Beliau selalu mengajak mereka untuk bangun dan shalat (HR At-Tirmidzi).
Amalan ini menunjukkan bahwa sepuluh malam terakhir merupakan fase paling penting untuk meraih keberkahan Ramadhan.
Baca Juga: Cara Mengisi Waktu Ngabuburit Agar Ramadhan Lebih Berkualitas dan Berkah
Amalan yang Dianjurkan Saat Itikaf
Selama menjalankan itikaf, umat Islam dianjurkan mengisi waktu dengan ibadah dan aktivitas yang bernilai spiritual, di antaranya:
- Membaca dan mentadabburi Al-Quran
- Memperbanyak zikir dan doa
- Melaksanakan salat sunnah
- Qiyamul lail atau salat malam
- Muhasabah dan memperbanyak istighfar
Dengan memperbanyak amalan tersebut, seorang Muslim diharapkan dapat meraih malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Memulai itikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan 2026 menjadi kesempatan terbaik untuk meraih puncak kemuliaan bulan suci.