Insiden salah tembak sistem pertahanan udara Kuwait yang menjatuhkan tiga pesawat F-15E AS. (Sumber: X/@Paulmc86699721)

Internasional

Pertahanan Udara Kuwait Salah Tembak 3 Jet Tempur F-15E Milik AS, Ini Kronologi Lengkapnya

Selasa 03 Mar 2026, 08:20 WIB

POSKOTA.CO.ID - Ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan setelah terjadi insiden militer yang melibatkan pasukan sekutu. Tiga pesawat tempur milik Amerika Serikat dilaporkan jatuh akibat salah identifikasi oleh sistem pertahanan udara Kuwait.

Insiden ini memicu perhatian internasional karena terjadi di tengah situasi regional yang sedang berada pada tingkat kewaspadaan tinggi. Meski menimbulkan kerugian besar dari sisi militer, seluruh awak pesawat berhasil selamat.

Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) mengonfirmasi sebuah insiden fatal yang melibatkan koordinasi antar-sekutu di kawasan Teluk.

Tiga pesawat tempur F-15E Strike Eagle milik Angkatan Udara AS dilaporkan 'secara keliru ditembak jatuh' oleh sistem pertahanan udara Kuwait pada, Minggu 1 Maret 2026.

Baca Juga: Perang Iran-Israel Meletus Ancam Selat Hormuz, Harga Minyak Globak Melonjak

Kronologi Insiden Friendly Fire di Wilayah Teluk

Tiga jet tempur F-15E milik AS ditembak jatuh secara keliru oleh Kuwait. (Sumber: X/@CENTCOM)

Peristiwa salah tembak atau friendly fire ini terjadi saat aktivitas militer di ruang udara Timur Tengah meningkat tajam. Dalam kondisi siaga tinggi, kesalahan identifikasi target menjadi risiko serius bagi operasi gabungan antar-sekutu.

Meski kehilangan tiga jet tempur bernilai tinggi, U.S. Central Command memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Informasi mengenai kondisi awak pesawat disampaikan melalui pernyataan resmi di platform X @CENTCOM.

"Seluruh enam awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat, telah dievakuasi dengan aman, dan dalam kondisi stabil. Kuwait telah mengakui insiden ini, dan kami berterima kasih atas upaya pasukan pertahanan Kuwait dan dukungan mereka dalam operasi yang sedang berlangsung ini," tulis pernyataan tersebut yang dikutip Poskota pada, 3 Maret 2026.

Seluruh awak kini menjalani pemeriksaan kesehatan rutin setelah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan yang bergerak cepat di lokasi kejadian.

Baca Juga: Update Terbaru Perang Iran vs AS-Israel: Ribuan Target Diserang, Pasar Global Bergejolak

Pengakuan Kuwait dan Dugaan Penyebab Kesalahan

Pemerintah Kuwait secara resmi mengakui insiden tersebut sebagai kecelakaan operasional yang terjadi di tengah dinamika keamanan regional yang kompleks. Hingga kini, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan.

Dugaan awal mengarah pada kemungkinan kegagalan sistem identifikasi Friend or Foe (IFF) atau faktor kesalahan manusia di pusat komando pertahanan udara.

“Penyebab insiden tersebut sedang diselidiki. Informasi tambahan akan dirilis setelah tersedia,” tambah pihak Centcom.

Investigasi menyeluruh diharapkan mampu mengungkap mengapa sistem pertahanan udara gagal mengenali pesawat sekutu yang sedang menjalankan operasi di wilayah udara Kuwait.

Baca Juga: Balas Dendam Iran Makin Ganas, Gelombang Serangan ke-9 Sasar Israel dan Target AS

Kerugian Militer AS dan Dampak Keamanan Regional

Hilangnya tiga unit F-15E Strike Eagle sekaligus menjadi kerugian materiel yang signifikan bagi militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. Insiden ini sekaligus memperlihatkan tingginya tekanan operasional di wilayah konflik, di mana kesiapan tempur maksimal dapat meningkatkan risiko kesalahan identifikasi.

Situasi keamanan Timur Tengah yang masih memanas membuat koordinasi antar-negara sekutu menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas operasi militer.

Meski terjadi insiden salah tembak, hubungan pertahanan antara Washington dan Kuwait City dilaporkan tetap kuat. Kedua negara terus melakukan komunikasi intensif untuk mengevaluasi prosedur koordinasi udara.

Langkah pengetatan protokol operasi bersama diharapkan mampu mencegah kejadian serupa di masa depan, terutama ketika kawasan Teluk masih berada dalam kondisi siaga tinggi akibat konflik regional yang belum mereda.

Tags:
KuwaitF-15E Strike Eaglejet tempur Amerika ditembak jatuhjet tempur F-15E ASCentcompesawat tempur F-15E Strike Eagle

Aldi Harlanda Irawan

Reporter

Aldi Harlanda Irawan

Editor