Motor ini menggunakan rangka monokok yang memanfaatkan mesin sebagai elemen struktural sekaligus airbox. Desain ini membuat struktur lebih ringkas dan meningkatkan kekakuan rangka.
Di bagian belakang, Ducati tetap mempertahankan rangka trellis khas mereka. Lengan ayun aluminium juga dikembangkan khusus untuk menghadapi medan berat.
Untuk sistem pengereman, DesertX dibekali komponen Brembo dengan kaliper monobloc M4.32 dan cakram 305 mm.
Baca Juga: MotoGP Algarve 2021, Bagnaia dan Miller Gendong Ducati Menangi Kategori Kontruktor Musim Ini
Suspensi depan memakai garpu Kayaba terbaru dengan pengaturan hidrolik independen, sementara suspensi belakang menggunakan linkage progresif.
Ergonomi Dirancang Khusus Off-road
Posisi berkendara DesertX disesuaikan dengan karakter motor petualang. Setang dibuat lebar, ruang kaki lebih ramping, dan posisi duduk lebih tegak.
Tangki bahan bakar polimer berkapasitas 18 liter kini lebih ringan dan ramping. Desain ini membantu menurunkan titik berat motor sehingga pengendalian lebih lincah.
Tinggi jok standar berada di 880 mm dan bisa diturunkan menjadi 840 mm melalui jok rendah dan kit suspensi opsional.
Baca Juga: Ducati Siap Turun di World Supersport 2022 Pakai Panigale V2, Andalkan Pembalap Moto2, Nicolo Bulega
Paket Elektronik Generasi Terbaru dan Jadwal Distribusi Global
DesertX generasi kedua dibekali platform inersia 6-sumbu yang mengontrol berbagai fitur bantuan berkendara secara real time.
Fitur yang tersedia meliputi Cornering ABS, Ducati Traction Control, Ducati Wheelie Control, hingga Engine Brake Control. Semua sistem dapat disesuaikan melalui enam mode berkendara: Sport, Touring, Urban, Wet, Enduro, dan Rally.
Informasi kendaraan ditampilkan melalui layar TFT 5 inci dengan tiga tampilan berbeda: Road, Road Pro, dan Rally.
