Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf Soal Pernyataan Kewajib Zakat Viral, Tegaskan Zakat Tetap Wajib

Senin 02 Mar 2026, 13:45 WIB
Setelah video pernyataannya viral, Menag Nasaruddin Umar meminta maaf dan menegaskan zakat tetap wajib. (Sumber: Instagram/@nasaruddin_umar)

Setelah video pernyataannya viral, Menag Nasaruddin Umar meminta maaf dan menegaskan zakat tetap wajib. (Sumber: Instagram/@nasaruddin_umar)

"Yang saya maksud adalah optimalisasi. Jangan berhenti di angka minimal. Mari kita dorong instrumen lain agar dampaknya lebih besar," katanya.

Ia menilai zakat merupakan fondasi utama dalam sistem filantropi Islam, sementara wakaf, sedekah, dan infak dapat menjadi penguat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan demikian, tujuan utama pernyataannya adalah memperkuat ekonomi umat melalui kolaborasi berbagai instrumen keuangan syariah, bukan mengurangi peran zakat.

Viralnya potongan video tersebut sempat memicu perdebatan luas di media sosial. Sejumlah tokoh masyarakat dan warganet meminta klarifikasi resmi agar tidak muncul kesalahpahaman terkait ajaran agama yang sensitif bagi umat Islam.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Agama memastikan tidak ada perubahan kebijakan maupun pemahaman terkait kewajiban zakat. Zakat tetap menjadi kewajiban agama yang harus ditunaikan sesuai syariat Islam.

Baca Juga: Situasi Timur Tengah Panas, DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Darurat untuk Jemaah Umrah

Klarifikasi untuk Meredakan Perdebatan

Melalui klarifikasi dan permintaan maaf yang disampaikan, Nasaruddin Umar berharap polemik yang sempat berkembang dapat segera mereda dan masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh atas pernyataannya.

"Saya berharap penjelasan ini bisa meluruskan semuanya. Tidak ada niat sedikit pun untuk mengurangi kewajiban zakat," tutupnya.

Penegasan tersebut sekaligus menjadi penutup kontroversi yang sempat ramai diperbincangkan publik, sekaligus menegaskan kembali posisi zakat sebagai kewajiban utama dalam ajaran Islam yang tidak pernah berubah.


Berita Terkait


News Update