Tak hanya itu, Andhika menyampaikan bahwa efektif mulai hari ini, Senin 2 Maret 2026, pengelolaan program SFL akan dipimpin oleh Geraldine Abigail.
Langkah tersebut diambil untuk menjaga objektivitas serta memastikan tata kelola program berjalan profesional di tengah polemik yang terjadi.
Program yang dimaksud adalah SejutaCita Future Leaders (SFL), sebuah komunitas pengembangan diri yang cukup dikenal di kalangan pelajar dan mahasiswa Indonesia.
Di akhir pernyataannya, Andhika Sudarman menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan.
Dia menyadari kepercayaan publik tidak bisa dipulihkan dalam waktu singkat, namun berjanji akan mendukung perbaikan agar ke depan program yang dijalankan dapat memberikan pengalaman lebih aman dan profesional bagi seluruh peserta.
"Kepada siapa pun yang merasa tidak mendapatkan lingkungan kerja yang profesional dan sehat, saya menyampaikan permohonan maaf dan akan memastikan hal tersebut tidak terjadi lagi," kata Andhika Sudarman.
Baca Juga: Viral di Media Sosial! Indy Barends Klarifikasi Soal Kondisi Anaknya yang Diduga Depresi
Andhika Sudarman Siapa dan Apa Agamanya?
Andhika Sudarman dikenal sebagai salah satu figur muda Indonesia dengan rekam jejak akademik dan profesional yang mentereng.
Lulusan Harvard Law School ini membangun sejumlah startup di bidang pengembangan talenta dan teknologi SDM.
Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, Andhika menempuh pendidikan sarjana hukum di Universitas Indonesia sebelum melanjutkan studi Master of Laws (LL.M.) di Harvard Law School melalui beasiswa LPDP.
Selama di Harvard, dia tercatat menerima Dean’s Award for Community Leadership serta terpilih sebagai Class Marshal Elect HLS Class of 2020.
Dirinya juga aktif dalam berbagai organisasi mahasiswa, termasuk komunitas mahasiswa Asia Pasifik dan Indonesia di Harvard.
