KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Agus Suryonugroho menegaskan, Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan dalam melayani masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
Sehingga operasi tersebut tidak semata berfokus pada pengaturan lalu lintas, melainkan juga menjamin rasa aman secara menyeluruh.
“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Bukan sekadar mengatur lalu lintas dan arus mudik-balik, tetapi wujud kehadiran negara dan Polri untuk memastikan Ramadan dan Idulfitri berlangsung aman, tertib, serta lancar," ujar Agus dalam keterangannya, Sabtu, 28 Februari 2026.
Baca Juga: Polri Mutasi 54 Personel, Termasuk AKBP Didik yang Dipecat
Agus juga menyampaikan bahwa Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ sebagai semangat utama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini.
Tagline tersebut menjadi pedoman seluruh jajaran Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Tentunya negara hadir untuk menjaga perjalanan pulang. Mudik adalah cerita keluarga, tugas kami menjaganya. Mudik bukan hanya soal perjalanan tapi soal pulang dengan selamat,” ungkapnya.
Dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran nanti, kata Agus, pihaknnya telah memetakan lima klaster utama yang menjadi prioritas, yaitu jalan tol, jalan nasional maupun kabupaten, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta destinasi wisata.
Baca Juga: Polri Beberkan Alasan AKBP Didik Dimutasi ke Yanma Padahal Disanksi PTDH
Selain itu, pengamanan juga dilakukan di jalur alternatif serta simpul transportasi seperti bandara, terminal, dan stasiun.
“Termasuk keramaian dari tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia kami identifikasi, kami amankan termasuk jalur-jalur yang menuju ke tempat tersebut, jalur alternatif. Demikian juga, bandara, terminal, termasuk stasiun juga kami amankan,” ucap Agus.
Lebih lanjut, Agus menekankan bahwa Operasi Ketupat tidak hanya memastikan kelancaran perjalanan menuju kampung halaman. Namun menjamin keselamatan masyarakat sejak berangkat hingga kembali. Oleh karena itu, ia meminta agar jajarannya tetap semangat menjalankan tugas.
“Bagi kami sangat sederhana, bahwa Operasi Ketupat selamat perginya dan selamat kembalinya. Oleh sebab itu, kami mohon dengan semangat anggota di lapangan, mari kita jaga setiap perjalanan masyarakat,” kata Agus.
Baca Juga: Polisi Tangkap Bendahara Jaringan Koh Erwin di Mataram
Selain itu, Agus juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026. Sinergi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan menjadi kunci agar seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal.
“Bekerja sebelum terjadi kemacetan, bekerja sebelum terjadi situasi yang tidak kondusif, dan Polri hadir untuk bisa mengamankan dari sisi kriminalitas dan sisi kamseltibcarlantas,” jelas Agus. (man)