POSKOTA.CO.ID - Jadwal rekayasa lalu lintas ganjil genap dan one way arus mudik, serta balik penting dicermati bagi para pemudik menjelang perayaan Lebaran 2026.
Berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026.
Total mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran tahun ini diprediksi mencapai sekitar 143,91 juta orang.
Angka tersebut menunjukkan potensi kepadatan luar biasa di berbagai simpul transportasi, mulai dari jalan tol, jalur arteri, pelabuhan, hingga bandara.
“Nantinya akan diberlakukan beberapa rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way), contra flow atau lajur pasang surut, serta sistem ganjil-genap di sejumlah ruas jalan tertentu. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan jadwal,” tulis keterangan di laman Instagram resmi @bakom.ri, pada Jumat, 27 Februari 2026.
Lantas, kapan tepatnya jadwal ganjil genap, one way, dan contraflow diberlakukan untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026?
Berikut rincian lengkap skema rekayasa lalu lintas yang perlu Anda catat agar perjalanan tetap lancar dan nyaman.
Baca Juga: Yanuar Faisal Sakit Apa? Jejak Unggahan Manajer Hindia Jadi Petunjuk sebelum Meninggal Dunia
Jadwal dan Aturan Ganjil Genap
Selain one way, sistem ganjil genap juga diterapkan untuk membatasi volume kendaraan pribadi yang melintas di jalur tertentu.
Masyarakat diminta memastikan pelat nomor kendaraan sesuai dengan tanggal keberangkatan.
Kebijakan ini berlaku di Tol Karawang Barat KM 47 hingga Tol Kalikangkung KM 414, serta Tol Tangerang-Merak KM 31-98 yang diberlakukan dua arah.
