"Dari seperempat kilogram cabai, saya membaginya menjadi beberapa bungkus kecil untuk dijual secara keliling," katanya.
Meski sudah dijual eceran, Suhendi mengaku banyak pembeli yang mengeluhkan mahalnya harga cabai. Ia berharap harga cabai bisa segera turun agar tidak semakin membebani masyarakat kecil.
"Tolonglah harga segera diturunkan. Kasihan masyarakat yang beli," ujarnya.
Baca Juga: PDI Perjuangan Purwakarta Bagikan Takjil, Warga Bersyukur dapat Menu Buka Puasa Gratis
Akibat harga yang tinggi, selain menjual eceran, Suhendi pun kini mengurangi stok cabai oranye yang dibawa saat berjualan.
Jika sebelumnya ia biasa membawa 2 hingga 3 kilogram cabai oranye, kini hanya sekitar setengah hingga satu kilogram.
"Sementara untuk cabai rawit merah biasanya sekitar 1 kilogram dan bawang sekitar 2 kilogram. Kekuatan segitu saja sekarang," kata dia. (fat)
