Ustadz Abdul Somad mengajak umat Muslim memperbanyak sedekah, meneladani budaya berbagi, serta menjaga kepedulian sosial sepanjang bulan puasa. (Sumber: YouTube/Ustadz Abdul Somad Official)

RAMADHAN

Ustadz Abdul Somad Tekankan Pentingnya Sedekah dan Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Kamis 26 Feb 2026, 18:31 WIB

POSKOTA.CO.ID - Bulan suci Ramadhan 2026 dari tahun ketahun selalu menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

Selain menjalankan puasa, masyarakat juga dianjurkan memperbanyak amal kebaikan, terutama sedekah dan berbagi kepada yang membutuhkan.

Memasuki Ramadhan 1447 Hijriah, berbagai tokoh agama mengingatkan pentingnya menjadikan bulan penuh berkah ini sebagai sarana memperbaiki hubungan antar manusia. Nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas sosial dinilai menjadi bagian penting dari esensi ibadah puasa.

Pesan tersebut turut disampaikan oleh Abdul Somad atau yang akrab disapa Ustadz Abdul Somad (UAS) saat memberikan tausiah di hadapan jemaah Polres Kampar.

Baca Juga: Zakat Fitrah 2026 Dibayar Bulan Apa? Ini Waktu Terbaik, Besaran, dan Niatnya

Poskota melansir dalam ceramahnya yang diunggah di channel YouTube Ustadz Abdul Somad Official, UAS menekankan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbanyak sedekah, khususnya berbagi makanan berbuka puasa kepada sesama.

Meneladani Budaya Berbagi

Ustadz Abdul Somad mengisahkan pengalaman pribadinya ketika menempuh pendidikan di Mesir selama bertahun-tahun. Ia mengaku sangat terkesan dengan tradisi masyarakat setempat yang terbiasa menyediakan makanan berbuka puasa secara gratis bagi siapa saja, termasuk mahasiswa asing.

"Di Mesir disediakan buka puasa gratis sepanjang mata memandang. Kami ingin setelah balik ke Indonesia, kita buat juga gratis ya. Berikanlah, senangkanlah saudara kita," ujar UAS.

Menurutnya, semangat berbagi tersebut seharusnya bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk menghadirkan suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan dan kepedulian sosial.

Puasa yang Mengubah Hati Menjadi Lebih Dermawan

Dalam ceramahnya, UAS mengingatkan bahwa kualitas puasa seseorang dapat terlihat dari perubahan sikap dan perilaku sehari-hari. Puasa yang benar, kata beliau, akan melahirkan pribadi yang ringan tangan membantu sesama.

"Kalau puasa menyentuh hati, ringan tangan berbagi. Tapi kalau puasa baru menyentuh lambung, nasi buka puasa tinggi membumbung," kata beliau.

Pesan tersebut menjadi pengingat agar umat Muslim tidak hanya fokus pada hidangan berbuka yang melimpah, tetapi juga memikirkan mereka yang masih kesulitan mendapatkan makanan.

Baca Juga: Bahaya Perubahan Pola Tidur Selama Ramadhan, Ketahui Cara Mengaturnya agar Tetap Sehat dan Produktif

Berbagi Kepada Orang Terdekat

Selain berbagi kepada masyarakat luas, UAS juga mengajak umat Muslim untuk memulai kebaikan dari lingkungan terdekat, seperti tetangga, anak yatim, dan fakir miskin. Ia mengutip ajaran Nabi Muhammad SAW tentang anjuran berbagi makanan meskipun dalam kondisi terbatas.

"Kata Nabi: 'Kalau kau memasak, banyakkan kuahnya.' Tak sanggup ngasih daging, kuah pun jadi. Tapi masyarakat Kampar kan baik-baik, kasihlah daging jangan cuma kuah saja," kata UAS yang disambut tawa jemaah.

Menurutnya, berbagi tidak harus menunggu kaya, karena kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana yang dilakukan dengan ikhlas.

Adab Memberikan Sedekah Makanan di Bulan Ramadhan

Tidak hanya mendorong sedekah, UAS juga mengingatkan pentingnya memperhatikan adab dalam memberi. Ia menegaskan bahwa sedekah makanan harus diberikan dalam kondisi layak konsumsi dan pada waktu yang tepat.

"Kalau mengasih makanan jam 5 sore... jangan ngasih jam 11 malam, daripada basi dimakan anak yatim. Itu dosa besar, kita sudah menganiaya menzalimi orang," tegasnya.

Pesan ini menekankan bahwa sedekah bukan sekadar memberi, tetapi juga memastikan penerima mendapatkan manfaat tanpa menimbulkan mudarat.

Baca Juga: Bahaya Dehidrasi di Bulan Puasa, Ini Peran Penting Air Putih yang Wajib Kamu Tahu

Ramadhan sebagai Momentum Membersihkan Harta dan Hati

Melalui tausiah tersebut, Ustadz Abdul Somad mengajak umat Muslim menjadikan Ramadhan sebagai sarana memperbaiki hubungan sosial sekaligus meningkatkan kualitas ibadah.

Sedekah dan berbagi makanan berbuka menjadi bentuk nyata kepedulian yang mampu menghadirkan keberkahan bagi pemberi maupun penerima.

Dengan memperbanyak berbagi, Ramadhan diharapkan mampu membentuk pribadi Muslim yang tidak hanya taat secara ritual, tetapi juga memiliki empati dan rasa kemanusiaan yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

Tags:
sedekahUASUstadz Abdul SomadAbdul SomadRamadhan 1447 HijriahRamadhan 2026

Aldi Harlanda Irawan

Reporter

Aldi Harlanda Irawan

Editor