POSKOTA.CO.ID - Aksi ugal-ugalan seorang pengemudi mobil Toyota Calya hitam di Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, masih menjadi sorotan, hingga Kamis, 26 Februari 2026.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026 itu viral di media sosial setelah terekam kamera warga dan beredar luas di berbagai platform digital.
Perilaku nekat sang sopir yang melaju melawan arus di tengah kepadatan lalu lintas tak hanya membahayakan dirinya sendiri, tetapi juga pengguna jalan lain.
Insiden tersebut berujung pada pengejaran oleh warga bersama petugas kepolisian, sebelum akhirnya kendaraan berhasil dihentikan.
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @lintasjakartaupdate, mobil Toyota Calya berwarna hitam terlihat melaju kencang dalam kondisi melawan arus lalu lintas.
Aksi berbahaya itu terjadi saat arus kendaraan sedang padat di kawasan Gunung Sahari Raya.
Dalam rekaman tersebut, mobil tampak bermanuver agresif hingga menyerempet sejumlah mobil dan beberapa sepeda motor yang melintas dari arah berlawanan.
Situasi di jalan pun sempat kacau, sementara sejumlah pengendara terlihat berupaya menghindar agar tidak tertabrak.
Akibat aksi melawan arah tersebut, sejumlah pengendara roda dua dilaporkan terserempet.
Petugas kepolisian segera mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah melalui pengejaran singkat, petugas akhirnya berhasil menghentikan laju kendaraan ugal-ugalan itu.
Pengemudi mobil langsung diamankan dan dibawa ke Pos Lantas Kemayoran untuk menjalani pemeriksaan awal.
Lantas, siapakah sosok pengemudi mobil yang nekat lawan arah di Gunung Sahari? Berikut informasi dari pihak kepolisian.
Baca Juga: Kasus Casting Film Tirai Jagal Viral, Sutradara Ezra Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual
Siapa Pengemudi Mobil Calya yang Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari?
Identitas pengemudi akhirnya diungkap pihak kepolisian. Reynold Hutagalung menyampaikan, mobil tersebut dikemudikan Hafiz Mahendra alias HM (25), asal Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Di dalam kendaraan, terdapat satu penumpang perempuan yang diduga memiliki hubungan dekat dengan pelaku.
Reynold menjelaskan, awalnya mobil pelaku hendak diberhentikan oleh petugas sekitar pukul 17.00 WIB.
"Mobil dengan nomor polisi D-1640-AHB diduga menggunakan nomor pelat palsu, sehingga diberhentikan oleh dua polisi lalu lintas yang bertugas," ujar Reynold kepada wartawan di Kantor Polsek Tanah Abang, Rabu malam.
Namun, HM justru panik dan melarikan diri. Ia masuk ke Jalan Gunung Sahari dan melaju melawan arah dari selatan ke utara di Jalan Bungur Besar.
Baca Juga: Sosok Pacar Gendis JKT48 Siapa? Jadi Sorotan Usai Foto Diduga Bareng Kekasih Viral
Keberadaan satu penumpang perempuan di dalam mobil juga menjadi perhatian publik, mengingat peristiwa ini sempat memicu spekulasi di media sosial.
Usai diamankan, pengemudi mobil Toyota Calya tersebut langsung dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Polisi juga melakukan tes urine terhadap HM guna memastikan apakah yang bersangkutan berada di bawah pengaruh alkohol atau narkotika saat kejadian.
Kapolres Metro Jakarta Pusat menegaskan, tes urine dilakukan setelah pengemudi berinisial HM itu tiba di kantor polisi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami hasil pemeriksaan, serta kemungkinan pelanggaran hukum lain yang dapat dikenakan kepada pelaku.
