Pengguna cukup mengaktifkannya, dan layar tetap terlihat tajam bagi pemilik perangkat, sementara orang di sekitarnya hanya melihat tampilan gelap.
Bahkan tersedia opsi partial blackout yang hanya menampilkan notifikasi tertentu.
Kehadiran fitur ini dinilai sebagai game changer karena menghilangkan kebutuhan tempered glass anti-spy yang kerap mengorbankan kualitas visual.
2. Desain Lebih Tipis, Ringan, dan Nyaman Digenggam
Dari sisi desain, Galaxy S26 Ultra mencatatkan diri sebagai seri Ultra paling tipis hingga saat ini.
Bobotnya dipangkas menjadi sekitar 215 gram, sementara frame aluminium kini dibuat lebih membulat.
Perubahan ini berdampak langsung pada kenyamanan genggaman, terutama saat bermain gim atau penggunaan jangka panjang.
Modul kamera juga mengalami penyegaran visual. Ring tebal di sekitar lensa kini dihilangkan, digantikan desain yang lebih bersih dan menyatu dengan bodi.
Tampilan keseluruhan terasa lebih rapi, modern, dan premium, memperkuat identitas flagship tanpa kesan berlebihan.
3. Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Manajemen Panas
Pada sektor performa, Samsung menyematkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy.
Chipset ini mencatat peningkatan performa CPU hingga 19 persen, GPU 24 persen, dan lonjakan signifikan pada NPU hingga 39 persen.
Peningkatan tersebut difokuskan untuk menopang beban kerja AI yang semakin kompleks di dalam perangkat.
Meski bodinya lebih tipis, sistem pendinginan tetap dijaga lewat perombakan vapor chamber dengan material antarmuka termal terbaru.
