Salah satu langkah konkret yang tengah dimaksimalkan adalah penguatan dua gerai oleh-oleh khas Purwakarta, yakni Galeri Menong 1 dan Galeri Menong 2. Kedua galeri tersebut diproyeksikan menjadi etalase utama produk-produk lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.
Tak berhenti di situ, Hariman juga menggagas kerja sama dengan perbankan Himbara dan sejumlah BUMN di Purwakarta. Rencananya, produk UMKM lokal akan dipasarkan melalui outlet-outlet perbankan dan perusahaan pelat merah tersebut.
“Kami ingin produk UMKM Purwakarta benar-benar terjual dan laris manis. Karena ketika UMKM tumbuh, ekonomi daerah pun ikut bergerak,” tegasnya.
Bagi Hariman Budi Anggoro, perjalanan panjang di berbagai dinas telah membentuk perspektifnya tentang pembangunan. Kini, di DKUPP, ia tak hanya berbicara soal program, tetapi juga tentang harapan—agar pelaku usaha kecil di Purwakarta bisa berdiri lebih kuat dan mandiri.
