“Jadi setelah konten gua yang “Day 1 Ngenalin Fungsi APD” itu, banyak banget teror bahkan udah sampai WA nih guys,” tulis Umam melalui unggahannya, Rabu 25 Februari 2026.
Meski begitu, Umam menyatakan hingga kini dirinya belum mengetahui identitas orang yang mengirimkan ancaman tersebut. “Dan gue juga belum tahu siapa ini orang,” ujarnya.
Baca Juga: Alyssa Soebandono Bantah Penerima Beasiswa LPDP, Ini Fakta Pendidikan S1 dan S2-nya
Pelaku Teror Diduga Mengetahui Data Pribadi
Menurut pengakuan Umam, pihak yang menerornya bahkan mengetahui data pribadi miliknya, termasuk alamat rumah dan nama kedua orang tuanya. “Yang jelas ada yang sampe ngirimin 2 alamat rumah gue dan nyebut nama umi dan bapak gue. Canggih,” katanya.
Ancaman tersebut disebut tidak hanya menyasar dirinya, tetapi juga mulai mengarah kepada orang-orang terdekatnya. Kondisi ini membuat Umam memilih untuk mempublikasikan kejadian tersebut sebagai langkah antisipasi. “Sengaja gue post begini. Seenggaknya kalian tau kalau gue kenapa-napa,” tulis Umam.
Kasus ini pun memicu diskusi publik mengenai keamanan individu di ruang digital serta risiko yang muncul setelah sebuah konten viral di media sosial.
Situasi yang dialami Khairul Umam menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi di dunia digital masih menyimpan tantangan tersendiri, terutama ketika konten yang dibuat bersinggungan dengan isu sensitif di tengah masyarakat.
