Diduga Depresi, Wanita Muda di Tangerang Tewas Tergantung

Rabu 25 Feb 2026, 14:48 WIB
Ilustrasi seorang wanita muda di Kabupaten Tangerang ditemukan tewas gantung diri. (Sumber: Freepik/@freepik)

Ilustrasi seorang wanita muda di Kabupaten Tangerang ditemukan tewas gantung diri. (Sumber: Freepik/@freepik)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Seorang wanita berinisial L, 26 tahun, ditemukan tewas tergantung di gudang rumahnya di wilayah Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa, 24 Februari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.

"Rekan korban dimintain tolong oleh kakak korban untuk ngetik kerumah karena saat dihubungi korban tidak ada jawaban," kata Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, Ipda Ahmad Dasuki, Rabu, 25 Februari 2026.

Sesampainya di lokasi, rekan korban masuk kedalam rumah melalui pintu yang tidak dikunci dan menemukan korban sudah dalam kondisi tergantung dengan seutas tali tambang.

Baca Juga: Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Pasar Kemis Tangerang

"Korban hanya tinggal bersama kakaknya dirumah itu. Jadi kakaknya minta tolong temannya untuk cek kerumah karena korban tidak bisa dihubungi. Setelah menemukan korban, saksi langsung memberitahu kakak korban," ujarnya.

Ia menjelaskan, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena depresi tekanan hidup. Pasalnya, korban kerap bercerita ibunya selalu meminta uang.

"Jadi, korban dan kakaknya ini satu bapak beda ibu. Korban ini sering cerita ke kakaknya kalau dia suka dimintain uang sama ibu kandungnya di Jepara," ucapnya.

Ia memastikan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga: Jadi Tersangka Penipuan, Oknum Anggota Polresta Tangerang Terancam 4 Tahun Penjara

"Tidak ada tanda kekerasan. Kondisi Korban saat ditemukan sesuai dengan ciri-ciri orang gantung diri dengan lidah mengukur dan mengeluarkan kotoran," pungkasnya.

Disclaimer: Artikel ini berisi kisah tentang bunuh diri, tidak ada maksud menginspirasi pembaca melakukan tindakan tersebut. Jika Anda pernah terbesit mengakhiri hidup atau mengenal orang-orang pengidap krisis emosional, jangan ragu berkonsultasi dengan bantuan profesional.


Berita Terkait


News Update