Baca Juga: Virgoun Geram Undangan Nikah Bocor: Siapa Bocorin, Gue Doain Panjang Umur
“Aku enggak mau, ambil aja gih, ikat, karetin biar enggak ke mana-mana,” katanya dengan nada sarkastis namun jelas.
Klarifikasi Deadline dan Dugaan Eksploitasi
Inara juga meluruskan soal “deadline” atau tenggat waktu yang pernah disebutkan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa batas waktu itu bukan ancaman terkait status pernikahan, melainkan harapan agar Insanul mempertemukan dirinya dengan Wardatina Mawa untuk berdamai.
“Itu adalah deadline untuk bisa pertemukan dan mendamaikan saya dengan beliau (Wardatina Mawa). Nggak ada kaitannya dengan ancaman kejelasan status nikah,” jelasnya.
Namun, karena pertemuan yang dijanjikan tidak pernah terwujud, Inara mengaku merasa diulur-ulur waktu. Ia blak-blakan mengakui merasa dieksploitasi dalam situasi ini.
“Saya sudah enggak mau, karena saya sadar saya sengaja diulur untuk dieksploitasi,” tuturnya.
Baca Juga: Siapa Erzalul Octa Azis? Cek Profil Sutradara yang Diduga Terseret Kasus Pelecehan Seksual
Isu Settingan dan Sikap Kuasa Hukum
Belakangan muncul spekulasi bahwa konflik ini hanyalah “settingan” untuk meningkatkan popularitas Wardatina Mawa, terutama setelah Insanul sempat menyinggung dugaan keterlibatan manajemen artis.
Inara juga pernah menyebut Wardatina mendekati manajer lamanya.
Sementara itu, kuasa hukum Inara, Tommy Tri Yunanto, sebelumnya menyatakan bahwa tenggat waktu tersebut berlaku hingga bulan Ramadan.
Jika Insanul tidak mengambil sikap tegas dan memberikan kepastian, Inara akan mundur dari status sebagai istrinya.
Drama rumah tangga ini terus berkembang dengan laporan hukum dari Wardatina Mawa atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan.
