Kasus Casting Film Tirai Jagal Viral, Sutradara Ezra Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual

Selasa 24 Feb 2026, 14:00 WIB
Setelah pengakuan korban viral di media sosial, sutradara Ezra menyampaikan klarifikasi resmi mengenai proses casting film. (Sumber: Instagram/@agencyartisindonesia)

Setelah pengakuan korban viral di media sosial, sutradara Ezra menyampaikan klarifikasi resmi mengenai proses casting film. (Sumber: Instagram/@agencyartisindonesia)

POSKOTA.CO.ID - Kasus dugaan pelecehan seksual berkedok casting film tengah menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Isu ini mencuat setelah seorang remaja perempuan berusia 17 tahun bernama Adine mengaku mengalami pengalaman traumatis saat mengikuti proses seleksi pemain film yang melibatkan seorang sutradara bernama Ezra.

Pengakuan tersebut pertama kali diunggah melalui platform X dan langsung menyedot perhatian warganet.

Cerita Adine dengan cepat menyebar luas, memicu diskusi publik mengenai profesionalisme, etika, serta keamanan dalam proses casting di industri perfilman Indonesia.

Baca Juga: Lindi Fitriyana Siapa dan Umur Berapa? Ini Profil Perempuan yang Dikabarkan Segera Dinikahi Virgoun

Pengakuan Korban Viral di Media Sosial

Dalam unggahannya di akun X miliknya, Adine mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual saat mengikuti casting film. Narasi yang ia sampaikan memicu beragam respons dari masyarakat, mulai dari dukungan terhadap korban hingga tuntutan transparansi terhadap proses seleksi pemain film.

Nama sutradara Ezra kemudian ramai diperbincangkan setelah dikaitkan dengan dugaan tersebut. Banyak warganet mempertanyakan standar keamanan casting, terutama ketika melibatkan peserta yang masih berusia di bawah umur.

Klarifikasi Ezra Soal Proses Casting Film

Menanggapi tuduhan yang beredar, Ezra akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun Instagram @agencyartisindonesia. Ia menyampaikan penjelasan mengenai konsep film sekaligus membantah adanya tindakan pelecehan dalam proses casting.

"(Soal casting) Sudah kami sounding dari awal, sebelum mereka datang casting secara offline kami fasilitasi tempatnya, kami sewa ballroom, kami kasih makan, kasih minum. Orang tua mau datang, mau nganterin, silahkan," kata Ezra dikutip dari akun Instagram agencynya, Selasa 24 Februari 2026.

Ia juga menjelaskan bahwa Adine merupakan peserta yang berhasil lolos hingga tahap kedua proses seleksi. "Jadi, orang yang kemarin speak up (Adine) itu adalah orang yang sudah terpilih casting tahap kedua."

Baca Juga: Rincian Biaya Kuliah Arya Iwantoro yang Wajib Dikembalikan ke LDPD, Segini Nominalnya

Penjelasan Adegan Sensitif dalam Casting

Ezra menegaskan bahwa setiap adegan yang melibatkan kontak fisik telah dijelaskan secara rinci kepada para peserta casting. Tim produksi disebut selalu meminta persetujuan talent sebelum menjalankan adegan tertentu.

"Kamu bersedia atau tidak. Contoh, ada adegan pegang area tubuh, 'Kamu siapkah di adegan dipegang di bagian rambut, di bagian paha, di bagian tangan, di bagian-bagian sensitif. Bersedia nggak untuk memerankan film ini. Kami sudah sounding di awal, karena film kami bergenre thriller, action, gore, psikopat. Jadi memang tujuan kami mencari talent-talent yang memang bersedia, dan mereka bersedia," kata Ezra.

Dalam klarifikasi yang sama, Ezra yang juga menjadi penulis skenario film berjudul Tirai Jagal kembali menegaskan bahwa proyek film tersebut memang mengusung genre berat dengan adegan ekstrem.

“Buat teman-teman semua, saya selaku penulis serta sutradara di film ini, menjelaskan bahwa film kami ini adalah film gore, action, thriller, pembunuhan, psikopat, penculikan, penyekapan, penyiksaan, adegan sensual,” kata Erza.

Ezra Sampaikan Permintaan Maaf atas Kegaduhan

Meski membantah tuduhan pelecehan, Ezra tetap menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang berkembang di media sosial. Ia mengaku berusaha bersikap terbuka terhadap berbagai respons masyarakat.

"Jadi, atas nama pribadi, saya mohon maaf bila sudah membuat kegaduhan di media sosial, dan pastinya kami proaktif. Bahkan ada yang komen di Instagram, saya bales," ungkapnya.

Hingga kini, publik masih tertuju pada perkembangan lanjutan kasus tersebut. Banyak pihak menilai polemik ini dapat menjadi momentum evaluasi bersama bagi industri film agar proses casting berlangsung lebih aman, profesional, dan transparan bagi seluruh talent.


Berita Terkait


undefined
HIBURAN

Hak Jawab Vit Pilates Studio Surabaya

Selasa 24 Feb 2026, 12:11 WIB

News Update