Klarifikasi tersebut disampaikan melalui akun TikTok pribadinya, @crvhons, setelah ucapannya mengenai sahur memicu kegaduhan di media sosial.
Dalam klarifikasinya, Cut Rizki mengakui, pernyataan yang ia sampaikan tidak dapat dibenarkan.
Ia juga menyampaikan, permohonan maaf kepada publik atas ucapan yang dinilai menyinggung dan menimbulkan keresahan, khususnya di tengah momentum bulan Ramadan.
Perempuan yang akrab disapa Kiki itu menyebut pernyataan kontroversial tersebut terlontar karena faktor kekhilafan.
Pihaknya juga menegaskan, tidak memiliki maksud untuk meremehkan ataupun menyinggung praktik ibadah sahur.
"Kami sangat menyadari bahwa tindakan kami sepenuhnya merupakan kekhilafan dan tidak ada pembenaran atas pernyataan yang kami sampaikan, terutama terkait kalimat 'sahur itu mengganggu' dalam sebuah video di sosial media," ungkapnya.
Lebih lanjut, Kiki menyampaikan pemahamannya bahwa pernyataan tersebut telah membuat banyak pihak merasa kecewa.
Dia pun mengakui, apa yang diucapkannya tidak mencerminkan nilai-nilai serta prinsip hidup yang selama ini ia pegang dan sampaikan melalui konten-konten di media sosial.
