POSKOTA.CO.ID - Nama Dwi Sasetyaningtyas mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Alumni beasiswa bergengsi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) itu menuai kritik tajam usai vlog pribadinya dinilai merendahkan martabat paspor Indonesia.
Video tersebut viral dan memicu perdebatan panjang, terutama karena Tyas diketahui pernah menempuh pendidikan dengan dana negara.
"Ini paket bukan sembarang paket, isinya adalah sebuah dokumen penting yang mengubah nasib dan masa depan anak-anakku," ujar Tyas dilansir dari video TikTok verifika.id pada Jumat, 20 Februari 2026.
Awal Mula Videonya Viral

Kontroversi bermula pada Februari 2026 ketika Tyas mengunggah vlog yang memperlihatkan dirinya menerima amplop cokelat dari Home Office Inggris.
Dalam video itu, ia tampak haru saat membuka dokumen kewarganegaraan anak keduanya.
Ia menyebut dokumen tersebut sebagai sesuatu yang akan mengubah masa depan anak-anaknya. Kebahagiaannya memuncak ketika mengetahui sang anak resmi menjadi warga negara Inggris.
Namun, pernyataannya yang menyebut ingin anak-anaknya memiliki “paspor kuat” dan mengatakan “cukup aku saja yang WNI” langsung memantik reaksi keras publik.
Baca Juga: Sosok Pacar Gendis JKT48 Siapa? Jadi Sorotan Usai Foto Diduga Bareng Kekasih Viral
Sorotan Status Alumni LPDP
Pernyataan itu dinilai sensitif karena Tyas merupakan lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung angkatan 2009.
