Setahun Kepemimpinan Pramono-Rano, Masalah Banjir hingga Macet Masih Membayangi Jakarta

Jumat 20 Feb 2026, 20:11 WIB
Gubernur Jakarta dan Wakil Gubernur Pramono-Rano saat diskusi bertajuk 'Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah' yang digelar di Taman Ayodia, Jakarta Selatan, Jumat, 20 Februari 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Gubernur Jakarta dan Wakil Gubernur Pramono-Rano saat diskusi bertajuk 'Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah' yang digelar di Taman Ayodia, Jakarta Selatan, Jumat, 20 Februari 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga mengungkapkan masih adanya janji kampanye yang belum sepenuhnya terealisasi, yakni insentif bagi RT dan RW dan pemasangan CCTV. 

"Yang belum adalah yang saya janjikan pada waktu itu adalah insentif untuk RT/RW. Yang kedua, yang berkaitan dengan CCTV," ungkapnya. 

Terkait intensif RT/RW, Pramono mengakui, janji tersebut belum dapat dipenuhi dalam satu tahun pertama kepemimpinannya, terutama karena keterbatasan fiskal daerah.

Baca Juga: Genangan di Lampu Merah Ring Road Kembangan Sebabkan Kemacetan Parah

"Insentif untuk RT/RW, karena kemarin dana kita kan DBH-nya (Dana Bagi Hasil) dipotong 15 triliun, ruang fiskalnya menjadi sempit. Tetapi saya akan tetap menindaklanjuti itu dalam waktunya segera," ujarnya. 

Sementara itu, terkait program pemasangan CCTV, Pramono menyebut implementasinya relatif lebih mudah seiring perkembangan teknologi. 

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta dapat mengintegrasikan CCTV milik kantor-kantor, gedung, maupun institusi lain sehingga tidak harus membangun semuanya dari awal.

"Sehingga program itu akan kami lanjutkan, mudah-mudahan dalam tahun ini Jakarta akan mempunyai CCTV yang lebih lengkap, terutama sebenarnya untuk transportasi," ucap dia. 

Baca Juga: Jalan di Depok Tergenang Luapan Kali Baru

"Jadi secara keseluruhan sebenarnya hampir semuanya terealisasikan, tapi memang minor bangetlah ada," sambungnya. 

Sebagai informasi, Gubernur Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024 yang berlangsung pada 27 November 2024, di mana pasangan tersebut meraih suara terbanyak dan dinyatakan menang satu putaran. 

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta kemudian menetapkan secara resmi mereka sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih pada 9 Januari 2025 setelah proses rekapitulasi suara selesai. 


Berita Terkait


News Update