POSKOTA.CO.ID - Sholat Tarawih menjadi salah satu ibadah sunnah yang selalu dinantikan umat Islam saat bulan Ramadhan 2026 tiba. Ibadah malam ini memiliki keutamaan besar karena termasuk dalam rangkaian qiyamul lail yang dianjurkan Rasulullah SAW.
Pelaksanaannya dilakukan pada malam hari, namun tidak sedikit umat Islam yang masih bertanya-tanya mengenai batas waktu Tarawih, apakah boleh dikerjakan mendekati sahur, hingga bagaimana tata cara lengkapnya.
Berikut penjelasan lengkap mengenai waktu pelaksanaan, tata cara sholat Tarawih dan Witir, hingga bacaan Bilal Tarawih 11 rakaat yang sering dikumandangkan di masjid.
Baca Juga: Apakah Boleh Shalat Tarawih Sendiri Dirumah Tanpa Bilal? Ini Penjelasan Buya Yahya
Waktu Pelaksanaan Sholat Tarawih dan Batas Akhirnya
Sholat Tarawih dimulai setelah sholat Isya dan berakhir sebelum masuknya waktu Subuh. Artinya, terdapat rentang waktu yang cukup panjang untuk menunaikannya, baik langsung setelah Isya maupun di akhir malam sebelum sahur.
Namun yang perlu diperhatikan, batas akhir sholat Tarawih adalah sebelum azan Subuh berkumandang. Jika waktu Subuh telah tiba, maka Tarawih tidak lagi sah untuk dikerjakan.
Bagi jamaah yang ingin melaksanakan Tarawih di akhir malam, misalnya setelah sholat tahajud, wajib memastikan waktu masih mencukupi sebelum fajar menyingsing.
Secara hakikat, Tarawih adalah bagian dari qiyamul lail yang dikhususkan pada bulan Ramadhan. Inilah yang membedakannya dari tahajud, meski keduanya sama-sama merupakan ibadah malam yang sangat dianjurkan.
Baca Juga: Apakah Puasa Sah Jika Lupa Niat? Begini Hukumnya Menurut Penjelasan Buya Yahya
Bacaan Bilal Tarawih 11 Rakaat dan Jawaban Jamaah
Dalam pelaksanaan Tarawih 11 rakaat (8 Tarawih dan 3 Witir), Bilal memiliki peran penting dalam menyerukan sholawat dan doa yang dijawab oleh jamaah.
Berikut urutan bacaan yang biasa dikumandangkan:
- Sebelum Memulai Tarawih
Bilal membaca:
- “Allahumma shalli 'ala Muhammad (3x). Asholatu tarawihi min qiyami shahri ramadhan 'atsabakumullah.”
- Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. Sholat tarawih adalah bagian dari qiyam Ramadhan, semoga Allah memberi pahala kepada kalian."
Jamaah menjawab:
- “Asholatu laa ilaha ilallah.”
- Menuju Rakaat ke-3
Bilal membaca doa pujian dan permohonan ampun:
- “Fadlan minallaahi wani'matan wamaghfiratan warahmatan… Allahumma shalli 'ala Muhammad.”
Jamaah menjawab:
- “Sallallahu wasallim 'alaih.”
- Sebelum Rakaat ke-5 dan ke-6
Bilal melantunkan tasbih dan pujian kepada Allah serta sholawat kepada Nabi.
Jamaah menjawab:
- “Sallallahu wasallim 'alaih.”
- Menuju Rakaat ke-7
Bilal menyebut nama Khulafaur Rasyidin:
- “Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.”
Jamaah menjawab:
- “Radhiyallahu 'anhum.”
- Setelah 8 Rakaat Menuju Witir
Bilal menyerukan:
- “Shallatul jami'atu lisunnatil witr rahimakumullah.”
Jamaah menjawab:
- “Asholatu laa ilaha ilallah.”
Dengan memahami waktu pelaksanaan, tata cara, serta bacaan Bilal Tarawih 11 rakaat, diharapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih khusyuk dan tertib. Pastikan Tarawih dikerjakan sebelum waktu Subuh agar ibadah tetap sah dan penuh keberkahan.