POSKOTA.CO.ID - Kabar terkait salah satu member Generasi 11, Gendis JKT48 menjadi sorotan warganet dan viral dengan pertanyaan 'Gendis JKT 48 terlibat kasus apa?'.
Kasus ini bermula saat ia mengunggah foto yang memperlihatkan kebersamaannya dengan seorang pria. Peredaran foto tersebut memicu berbagai spekulasi, terutama dari kalangan penggemar yang menilai adanya potensi pelanggaran aturan internal grup.
Situasi ini semakin ramai diperbincangkan karena menyangkut kepercayaan publik terhadap standar profesionalisme idol group. Di tengah sorotan tersebut, sang member akhirnya menyampaikan klarifikasi langsung melalui media sosial.
Tak lama berselang, pihak manajemen JKT48 juga mengeluarkan pernyataan resmi terkait status aktivitas member yang bersangkutan. Kombinasi klarifikasi pribadi dan keputusan manajemen membuat isu ini menjadi topik hangat di komunitas penggemar.
Baca Juga: Viral Isu Aurel Dikucilkan Keluarga Halilintar, Thariq Bongkar Fakta Lewat Video Asli
Klarifikasi Gendis Soal Foto yang Beredar

Gendis Mayrannisa akhirnya memberikan penjelasan terbuka mengenai foto dirinya yang viral. Melalui akun X pribadinya, ia menyatakan telah menyampaikan seluruh fakta kepada manajemen secara jujur dan siap menerima konsekuensi dari keputusan yang diambil.
“Seperti yang kalian tau, akhir akhir ini banyak sekali foto yang beredar di media sosial, untuk kebenarannya saya sudah menjelaskan semuanya kepada manajemen secara jujur, dan menerima keputusan apa pun yang akan manajemen ambil,” tulis Gendis JKT48 yang dikutip Poskota pada, 18 Februari 2026.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa proses klarifikasi telah dilakukan secara internal, sekaligus menunjukkan sikap kooperatif terhadap aturan yang berlaku di dalam grup.
Penyesalan atas Kepercayaan Penggemar
Dalam lanjutan pesannya, Gendis menyoroti pentingnya kepercayaan antara member, manajemen, dan penggemar. Ia mengakui bahwa situasi ini berdampak pada hubungan yang selama ini dibangun.
“Saya menyadari bahwa kepercayaan adalah hal yang sangat berharga dan tidak mudah untuk dibangun. namun, melalui sikap dan tindakan saya, saya telah mengkhianati kepercayaan tersebut,” lanjutnya.
Pengakuan ini memicu berbagai reaksi dari penggemar, mulai dari kekecewaan hingga dukungan moral agar sang member dapat belajar dari pengalaman tersebut.
