Opini Ekonomika Pancasila oleh Prof. Yudhie Haryono, Ph.D (Sumber: Dok. Poskota)

SERBA-SERBI

Ekonomi Kita Anti Koperasi

Rabu 18 Feb 2026, 07:31 WIB

POSKOTA.CO.ID - Kalian tahu cara memenangkan perang ekonomi dan pertempuran dagang? Adalah dengan "menyehatkan agensi dan lembaga-lembaga ekonomi pancasila" agar kuat dan jenius. Inilah agensi dan lembaga ekonomi yang tidak berhutang dari masa depan buat melunas hutang masa silam. Tidak ada cara lain.

Jika penyehatan agensi bisa dikerjakan lewat penajaman kurikulum dan inovasi, maka penyehatan kelembagaan harus dikerjakan dengan reorientasi Koperasi dan BUMN. Ini penting karena, Koperasi dan BUMN adalah lembaga ekonomi yang didirikan untuk menang perang ekonomi dan pertempuran dagang guna mencapai kesentosaan hidup di jagad raya.

Secara ontologis, koperasi dimiliki dan dikelola oleh anggotanya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan kekayaan, kesejahteraan dan kemartabatan anggota dan masyarakat sekitarnya. Untuk itu, koperasi harus punya, minimal lima prinsip:

Baca Juga: Ekonomika Pancasila: Di Atas Bendera Ekonomi Korupsi

Yang jadi masalah, selama ini koperasi purba mendapati berbagai persoalan di perjalanan sucinya. Di antaranya adalah:

Bagaimana mengatasi problema itu? Negara harus hadir. Ekonom strukturalis harus memberikan inovasi dan solusi jeniusnya. Maka, saat presiden Prabowo membuat program Koperasi Merah Putih dan memerintahkan Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) untuk terlibat permodalan dan advokasi, itu merupakan langkah tepat, ideologis dan konstitusional.

Selanjutnya kita harus melakukan internalisasi pikiran baru:

Baca Juga: Ekonomika Pancasila: Ekonomisasi Rempah

Singkatnya, perekonomian kita (terutama perkoperasian) harus disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Akibatnya kemakmuran bersama seluruh rakyat Indonesia yang diutamakan, bukan kemakmuran orang seorang, keluarga, ras dan suku tertentu.

Dengan demikian, koperasi memiliki kedudukan konstitusional dan kultural sebagai inti dari sistem ekonomi yang direalitaskan kita semua agar sukses sepanjang masa.

Ingatlah bahwa kesuksesan adalah hasil dari kesungguhan yang tak pernah menyerah. Maka, setiap kegagalan menjadi batu loncatan menuju kemenangan.

Sadari bahwa kemenangan adalah anugerah bagi mereka yang tidak pernah menyerah. Tentu sepanjang Koperasi dan kementrian/lembaganya tidak dikelola dan dikuasai oleh para koruptor, pengkhianat dan penjudi.

Opini ini ditulis oleh Yudhie Haryono, CEO Nusantara Centre.

Tags:
Yudhie Haryonokoperasiekonomi pancasila

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor