Ilustrasi. Tarhib Ramadhan (Sumber: Pinterest/Miss Divine AI Generated)

RAMADHAN

Apa Itu Tarhib Ramadhan? Berikut Makna, Tujuan, dan Keutamaannya bagi Umat Islam

Senin 16 Feb 2026, 08:15 WIB

POSKOTA.CO.ID - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, umat Islam di berbagai penjuru dunia mulai mempersiapkan diri lahir dan batin. Suasana di masjid akan semakin hidup, kajian keagamaan bertambah, dan seruan untuk memperbanyak amal saleh kian sering kita dengar.

Momentum ini dikenal dengan istilah Tarhib Ramadhan, yakni tradisi menyambut bulan penuh rahmat dengan rasa syukur dan kegembiraan.

Melalui Tarhib, umat Muslim diajak menata niat, memperkuat tekad beribadah, serta membersihkan hati dari berbagai penyakit spiritual.

Persiapan ini penting agar ketika Ramadhan tiba, setiap individu mampu menjalani puasa, shalat, dan amalan lainnya dengan lebih khusyuk, maksimal, serta membawa perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadhan: Penjelasan, Hukum, dan Langkah Praktisnya

Pengertian Tarhib Ramadhan

Ilustrasi. Tarhib Ramadhan. (Sumber: Freepik)

Dilansir dari laman resmi smaitalhikmah pada Senin, 16 Januari 2026. Tarhib Ramadhan merupakan istilah yang merujuk pada upaya menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan penuh kegembiraan, kesadaran, dan persiapan spiritual.

Kata tarhib berasal dari bahasa Arab تَرْحِيْبٌ yang bermakna menyambut, mendorong, atau mengajak dengan penuh antusiasme.

Dalam praktiknya, Tarhib Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai seremonial atau tradisi tahunan, melainkan sebagai proses membangun kesiapan ruhani.

Umat Islam diajak untuk mempersiapkan diri secara mental, spiritual, dan sosial agar mampu memaksimalkan seluruh amalan selama Ramadhan.

Baca Juga: Bolehkah Puasa Setengah Hari Bagi Anak? Begini Pandangan Ustadz Khalid Basalamah dan Hukumnya dalam Islam

Tujuan Utama Tarhib Ramadhan

Tarhib Ramadhan bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa Ramadhan adalah momentum istimewa yang tidak datang setiap waktu. Melalui Tarhib, umat Muslim diingatkan untuk:

Pendekatan ini sejalan dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang menekankan persiapan sebelum memasuki ibadah besar, sebagaimana para ulama salaf telah mencontohkan persiapan Ramadhan sejak bulan-bulan sebelumnya.

Tarhib Ramadhan dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis

Konsep Tarhib Ramadhan memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 185 yang menegaskan kemuliaan Ramadhan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an dan diwajibkannya puasa.

Baca Juga: 30 Ide Menu Buka Puasa Ramadhan, Praktis untuk Setiap Hari

Selain itu, Rasulullah SAW bersabda:

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan. Allah mewajibkan kalian berpuasa di dalamnya.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)

Hadis ini menjadi dasar kuat bahwa menyambut Ramadhan dengan kegembiraan dan persiapan adalah bagian dari ajaran Islam.

Keistimewaan Bulan Ramadhan bagi Umat Muslim

Bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan yang tidak ditemukan pada bulan lainnya. Beberapa di antaranya:

  1. Kesempatan Penghapusan Dosa

Ramadhan dikenal sebagai bulan ampunan. Dalam hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa pintu-pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu. Ini menjadi peluang besar bagi umat Islam untuk memperbaiki diri.

  1. Nilai Ibadah Berlipat Ganda

Setiap amal kebaikan di bulan Ramadhan dilipatgandakan pahalanya. Puasa, shalat malam, tilawah Al-Qur’an, hingga sedekah memiliki keutamaan yang lebih besar dibanding bulan lainnya.

  1. Penguatan Solidaritas Sosial

Ramadhan identik dengan kepedulian sosial. Tradisi berbagi takjil, zakat, infak, dan sedekah mempererat ukhuwah Islamiyah serta mengurangi kesenjangan sosial.

  1. Pendidikan Empati dan Pengendalian Diri

Puasa melatih kesabaran, kejujuran, dan empati terhadap kaum dhuafa. Nilai-nilai ini menjadikan Ramadhan sebagai sarana pembentukan karakter dan akhlak mulia.

Tarhib Ramadhan sebagai Momentum Perubahan

Lebih dari sekadar tradisi, Tarhib Ramadhan adalah ajakan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Dengan persiapan yang matang, umat Islam diharapkan tidak hanya sukses menjalani Ramadhan secara ritual, tetapi juga membawa nilai-nilai Ramadhan ke dalam kehidupan setelahnya.

Semoga pemahaman tentang Tarhib Ramadhan ini dapat membantu umat Muslim menyambut Ramadhan dengan lebih siap, khusyuk, dan penuh keberkahan.

Tags:
Rasulullah SAWAl-Qur’an Allah SWTumat MuslimshalatpuasaRamadhanMuslimTarhib Ramadhanamal salehumat Islambulan suci Ramadhan

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor