POSKOTA.CO.ID - Keinginan seluruh manusia adalah memperoleh kebahagiaan abadi di surga. Namun, sebagaimana disampaikan dalam banyak riwayat, perjalanan menuju surga adalah ujian kesungguhan iman.
Dalam satu kesempatan, Nabi Muhammad Muhammad SAW pernah bersabda,
“Tidaklah kalian akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak beriman sampai kalian saling mencintai. Sebarkanlah salam di antara kalian. Maukah kalian, aku tunjukan suatu perbuatan jika kalian melakukannya, maka kalian akan saling mencintai, yaitu tebarkan salam diantara kalian." (HR Imam Muslim)
Dalam sejarah Islam, terdapat sepuluh sahabat yang mendapat kabar gembira langsung dari Nabi, sebuah kehormatan yang menunjukkan kualitas iman dan pengorbanan mereka. Mereka dikenal sebagai Al-‘Asyarah Al-Mubasyirun bil Jannah.
Melansir dari channel Youtube @Tinta Mahabbah, berikut adalah rangkuman perjalanan hidup sepuluh sahabat tersebut dengan pendekatan analitis, naratif, dan relevan untuk pembaca masa kini.
Baca Juga: Sambut Ramadhan, Warga Cihaseum Pandeglang Percantik Masjid Agar Ibadah Makin Khusyuk
Keteladanan Para Sahabat dalam Hadis dan Sejarah
1. Abu Bakar Ash-Shiddiq
Sebagai sahabat paling dekat dengan Rasulullah SAW, ia dikenal karena keteguhan iman, keberanian saat menemani hijrah, serta kelembutan kepemimpinannya.
Ketika Nabi sakit, Rasulullah menunjuknya menjadi imam. Seusai wafatnya Nabi, ia diangkat menjadi khalifah pertama.
2. Umar bin Khattab
Awalnya menjadi penentang keras Islam, Umar kemudian memeluk Islam dan tampil sebagai tokoh pemberani dalam membela agama. Sebagai khalifah kedua, ia membangun struktur pemerintahan yang sistematis dan memperluas wilayah Islam. Ketegasannya sejalan dengan kerendahan hati dalam menegakkan keadilan.
3. Utsman bin Affan
Seorang saudagar kaya yang terkenal dermawan. Utsman menginfakkan hartanya untuk kepentingan umat, termasuk memperluas Masjid Nabawi. Ia pula yang menetapkan standar mushaf Al-Qur’an yang digunakan hingga kini. Pada masa kekhalifahannya, angkatan laut Islam pertama terbentuk.
4. Ali bin Abi Thalib
Ali merupakan pemuda pertama yang memeluk Islam. Keberanian dan kecerdasannya terlihat dalam berbagai peperangan. Dalam peristiwa hijrah, ia menyamar di tempat tidur Nabi demi menyelamatkan Rasulullah SAW. Sikap amanah dan keberaniannya menjadikannya simbol integritas.
5. Thalhah bin Ubaidillah
Walau tidak disebut dalam ringkasan video, Thalhah termasuk dalam sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga berdasarkan hadis. Ia adalah pahlawan Perang Uhud yang melindungi Rasulullah hingga tubuhnya penuh luka.
6. Zubair bin Awwam
Sahabat muda yang mendapat julukan “hawari” atau penolong Rasulullah. Zubair menunjukkan kesetiaannya sejak awal masuk Islam. Ia termasuk pasukan inti dalam banyak pertempuran strategis.
7. Abdurrahman bin Auf
Dikenal sebagai saudagar sukses dan dermawan luar biasa. Ia menginfakkan hartanya untuk keperluan jihad, membantu para muhajirin, serta mendukung berbagai kegiatan sosial. Meski kaya, ia hidup sederhana dan sering menangis ketika mengingat akhirat.
8. Sa’ad bin Abi Waqqash
Sebagai pemanah ulung, Sa’ad berjasa besar dalam berbagai peperangan sejak masa awal Islam. Ia juga berperan dalam pembukaan Persia. Rasulullah ﷺ pernah berkata, “Panahilah, wahai Sa’ad, ayah dan ibuku sebagai tebusanmu.”
9. Sa’id bin Zaid
Sebagai salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga, ia dikenal teguh dalam Islam dan termasuk pelopor dakwah di Makkah. Ayahnya, Zaid bin Amr, adalah seorang hanif yang menghindari penyembahan berhala sebelum Islam datang.
Baca Juga: 7 Tradisi Unik Menyambut Ramadhan di Indonesia, Pernahkah Kamu Mengikutinya?
10. Abu Ubaidah bin Jarrah
Rasulullah Muhammad menyebutnya sebagai “orang paling amanah dalam umat ini”. Ia memiliki rekam jejak militer dan kepemimpinan yang kuat. Bahkan, beberapa sahabat sempat mempertimbangkan dirinya sebagai calon khalifah.
Perjalanan hidup sepuluh sahabat Nabi ini menggambarkan bahwa surga bukan diberikan karena kedudukan sosial atau kekayaan, melainkan atas dasar iman, pengorbanan, dan ketulusan amal.
Masing-masing dari mereka memberikan contoh yang tetap relevan sepanjang zaman: kejujuran, keberanian, disiplin, integritas, dan kasih sayang sesama manusia.
Pesan yang senantiasa hidup dari kisah mereka adalah ajakan untuk meneladani akhlak. Sebagaimana dikatakan dalam video, “Perjuangan para sahabat sangat besar hingga mereka dijamin menjadi penghuni surga.” Ini bukan sekadar kisah sejarah, tetapi refleksi moral bagi umat hari ini.
Kisah para sahabat ini tetap menjadi inspirasi lintas generasi. Melalui iman yang kokoh, pengabdian total, dan kontribusi yang nyata, mereka mendapat kabar gembira surga. Pembaca dapat menjadikan teladan mereka sebagai pendorong untuk memperbaiki diri, memperkuat akhlak, dan menjalani kehidupan yang bermanfaat bagi sesama.
