Sidang Isbat Ramadhan 1447 H Digelar 17 Februari 2026, Cek Rangkaian Acaranya di Sini

Sabtu 14 Feb 2026, 10:45 WIB
Sidang Isbat Ramadan 2026. (Sumber: Koma.id)

Sidang Isbat Ramadan 2026. (Sumber: Koma.id)

POSKOTA.CO.ID - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menentukan awal puasa Ramadan 1447 H dengan menggelar pengamatan hilal secara serentak di berbagai daerah.

Kemenag menjadwalkan rukyatul hilal pada 17 Februari 2026 di 96 titik pengamatan nasional yang hasilnya akan menjadi  dasar keputusan sidang isbat penetapan 1 Ramadan.

Sidang isbat dijadwalkan akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta, dengan melibatkan berbagai unsur mulai dari perwakilan ormas Islam, DPR, Mahkamah Agung, MUI, BMKG, BIG, BRIN, hingga para pakar falak dan tim hisab rukyat.

Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad mengatakan bahwa sidang isbat dilakukan secara ilmiah dan transparan dengan memadukan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung).

Baca Juga: Kapan Puasa Ramadhan 2026? Cek Jadwal Sidang Isbat dan Prediksinya

“Sidang isbat mempertemukan data hisab dengan hasil rukyatul hilal. Pemerintah memastikan penetapan awal Ramadan dilakukan secara ilmiah, transparan, dan melibatkan seluruh unsur terkait,” kata Abu Rokhmad, dikutip dari siaran pers Kemenag, Sabtu, 7 Februari 2026.

Pengamatan bakal dilakukan oleh Kanwil dan Kantor Kemenag kabupaten/kota yang bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam, serta instansi terkait. 

Seluruh laporan hasil rukyat dari 96 lokasi menjadi bahan utama pembahasan sidang isbat.

Keputusan resmi penetapan 1 Ramadan 1447 H akan diumumkan pemerintah melalui konferensi pers setelah sidang selesai.

“Keputusan akhir akan kami sampaikan kepada masyarakat agar menjadi pedoman bersama umat Islam di Indonesia,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya akan mengirimkan sejumlah ahli ke lokasi rukyah yang berpotensial melihat hilal jelas. Termasuk di lokasi atau tempat observasi bulan.


Berita Terkait


News Update