Dua pemuda menghina etnis "Aceh" viral dan berujung minta maaf (Sumber: Instagram/@lambeturah)

HIBURAN

Siapa Dua Pemuda yang Hina Etnis Aceh? Bikin Video Klarifikasi dan Berujung Minta Maaf

Kamis 12 Feb 2026, 18:55 WIB

POSKOTA.CO.ID - Dua pemuda yang diduga melakukan penghinaan terhadap etnis Aceh mendadak viral.

Sikap keduanya membuat publik geram karena mencaci suku Aceh dengan sebutan “hama”.

Dugaan penghinaan terhadap etnis Aceh saat dua pemuda yang bernama Rafi dan Galang melakukan siaran langsung di akun TikTok @K.

Dilansir dari @lambe_turah, Kamis, 12 Februari 2026 siarang live TikTok dua pemuda tersebut ditonton sebanyak 455 pengguna.

Baca Juga: Gubernur Aceh Mualem Nikah Berapa Kali? Ini Sosok Istri-istrinya yang Terungkap ke Publik

Di tengah-tengah sesi live tersebut, seorang pemuda bernama Rafi tiba-tiba menyinggung Bahasa Aceh.

Hal itu terjadi setelah penontonnya mengecam ucapannya. "Bahasa Aceh kau bilang alay? Memang alay," kata Rafi dengan nada tinggi.

Dirinya  mengaku bukan dari Aceh. Bahkan tidak memiliki hubungan atau rekan dari Aceh. Ironisnya, ia semakin menunjukkan wajah meledeknya.

Sementara, seorang temannya justru ikut tertawa dalam siaran langsung TikTok tersebut. Dengan nada merontah-ronta, ia secara terang-terangan menyebut etnis Aceh adalah hama.

Sebutan itu muncul usai seorang penonton heran kenapa Bahasa Aceh disebut alay".

Aku bukan orang Aceh. Aceh itu hama, semua Aceh itu hama anj*ng. Kayak dia nih Aceh hama," katanya.

Baca Juga: Gubernur Aceh Mualem Dikabarkan Nikah Lagi di Malaysia, Cek Faktanya

Pelaku Tantang Diviralkan

Perekam video tersebut kemudian ikut mengomentari siaran langsung tersebut. Bahkan sampai menantang agar bagian video saat menghina etnis Aceh disebar ke media sosial.

"Oke, aku udah rekam," tulis perekam video.

Alih-alih takut, pemuda bernama Rafi itu justru balik menantang. Ia tidak takut sebutan  "Aceh alay, Aceh hama" viral di media sosial.

"Sudah kau rekam, kau viralin anj*ng," tantang pemuda tersebut.

Klarifikasi Pelaku

Dalam video lainnya, dua pemuda tersebut kemudian menyampaikan klarifikasi berupa permintaan maaf.

Hal itu terjadi setelah keduanya viral sehingga berujung diringkus oleh polisi.

"Sehubungan dengan video viral saya tersebut, dalam hal ini saya ingin meminta maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya warga Aceh," ucap Rafi dalam video klarifikasinya.

Dia mengaku tidak memiliki maksud melakukan penghinaan terhadap suku dan etnis di Indonesia, terutama suku Aceh.

Ucapan yang terlontar dilakukan secara tak sadar. Rafi menyampaikan permintaan maaf kepada para tokoh adat, ulama, dan sejumlah pihak penting di Aceh.

Tags:
Bahasa AcehPemudaEtnisAceh

Herdyan Anugrah Triguna

Reporter

Herdyan Anugrah Triguna

Editor