POSKOTA.CO.ID - Doa sahur puasa Ramadhan merupakan amalan yang tak terpisahkan dari rangkaian ibadah puasa.
Sahur bukan hanya aktivitas mengisi energi sebelum menahan lapar dan haus, tetapi juga momen ibadah yang mengandung pahala yang sangat besar.
Anjuran sahur ditegaskan Rasulullah SAW melalui sabdanya:
“Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: Jadwal Lengkap Imsak dan Buka Puasa Ramadhan 2026 di DKI Jakarta
Karena itulah, selain memperhatikan makanan yang dikonsumsi, umat Islam juga dianjurkan membaca doa agar sahur bernilai ibadah dan mendatangkan ridha Allah SWT.
Apakah Ada Doa Khusus untuk Sahur?

Pertanyaan ini kerap muncul setiap memasuki bulan Ramadhan.
Melansir dari laman resmi rumahzakat pada Kamis, 12 Februari 2026. Secara umum, tidak terdapat riwayat sahih yang menyebutkan adanya doa khusus dengan lafaz tertentu yang dibaca tepat sebelum sahur.
Meski demikian, para ulama menjelaskan bahwa muslim tetap dianjurkan membaca doa sebelum makan dan doa setelah makan, karena sahur termasuk aktivitas makan yang bernilai ibadah.
Dengan demikian, amalan doa sahur mengikuti adab makan yang diajarkan dalam sunnah.
Baca Juga: 8 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Ajaran Islam
Bacaan Doa Sebelum Makan Saat Sahur
Berikut bacaan doa yang bisa diamalkan sebelum mulai menyantap sahur.
Arab:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Allahumma barik lana fima razaqtana wa qina ‘adzaban nar.
Artinya:
Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari siksa neraka.
Membaca doa ini mencerminkan rasa syukur sekaligus pengakuan bahwa seluruh nikmat berasal dari Allah SWT.
Baca Juga: Bagaimana Cara Berbuka Puasa yang Tepat? Ternyata Ini Adabnya Sesuai Tuntunan Rasullullah SAW
Bacaan Bismillah Sebagai Sunnah Utama
Selain doa di atas, sunnah yang paling ditekankan sebelum makan adalah membaca Bismillah.
“Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaklah ia menyebut nama Allah.” (HR. Tirmidzi)
Membaca Bismillah membuat makanan menjadi berkah dan menjauhkan gangguan setan.
Doa Niat Sahur Puasa Ramadhan, Perlukah Dilafalkan?
Sebagian umat Islam terbiasa membaca lafaz berikut ketika sahur:
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala.
Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.
Namun penting dipahami, mayoritas ulama menegaskan bahwa niat tempatnya di hati. Melafalkannya bukan syarat sah, tetapi boleh dilakukan untuk membantu memantapkan niat.
Baca Juga: Anak Harus Puasa Sejak Umur Berapa? Ustadz Adi Hidayat Ungkap Batas Idealnya
Selama seseorang telah bertekad sebelum terbit fajar untuk berpuasa, maka niatnya sudah dianggap ada.
Doa Setelah Sahur
Setelah selesai makan, jangan lupa memanjatkan pujian kepada Allah SWT melalui doa berikut.
Arab:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Latin:
Alhamdulillahil ladzi ath’amana wa saqana wa ja’alana minal muslimin.
Artinya:
Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk orang-orang muslim.
Doa ini menegaskan bahwa nikmat makan, minum, dan keislaman merupakan karunia luar biasa yang patut disyukuri.
Keutamaan Sahur yang Perlu Diketahui
Sahur memiliki banyak keistimewaan sehingga sangat dianjurkan, bahkan jika hanya dilakukan dengan sedikit makanan atau minuman.
Beberapa keutamaan tersebut antara lain:
- Mendapat limpahan berkah dari Allah SWT
- Mengikuti sunnah Rasulullah SAW
- Menjadi pembeda antara puasa umat Islam dan ahli kitab
- Memberikan kekuatan fisik selama berpuasa
- Termasuk waktu mustajab untuk berdoa karena berada di akhir malam
Karena itu, melewatkan sahur tanpa alasan berarti kehilangan banyak keutamaan.
Waktu Sahur yang Paling Utama
Waktu sahur dimulai sejak pertengahan malam. Namun, sunnahnya adalah mengakhirkan sahur hingga mendekati waktu Subuh selama belum masuk azan.
Semakin dekat dengan fajar, semakin besar pula peluang memperoleh keberkahan sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
Tips Agar Sahur Lebih Bernilai Ibadah
Agar sahur tidak sekadar rutinitas makan, beberapa hal berikut bisa dilakukan:
- Memulai dengan niat ibadah
- Membaca Bismillah dan doa makan
- Tidak berlebihan
- Memperbanyak istighfar dan doa
- Menutup dengan hamdalah setelah makan
Dengan begitu, sahur menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Doa sahur puasa Ramadhan pada hakikatnya adalah doa sebelum dan sesudah makan sebagaimana tuntunan umum dalam Islam.
Tidak ada bacaan khusus yang wajib. Sementara niat puasa cukup hadir di dalam hati sebelum terbit fajar.
Meski terlihat sederhana, sahur menyimpan keberkahan besar yang sayang untuk dilewatkan.
