"Selain sumbangan masyarakat, pemerintah daerah sudah menyiapkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang memiliki mekanisme pertanggungjawaban tersendiri," ujarnya.
Menariknya, seluruh bantuan termasuk dari tokoh publik dan pejabat negara, akan dirinci secara transparan. Bahkan, nama-nama penyumbang besar pun tak luput dari pencatatan.
"Itu nanti kita rinci semuanya, termasuk bantuan dari Raffi Ahmad yang mencapai Rp3 miliar," ungkapnya.
Baca Juga: Cardinal Bantu Penuhi Kebutuhan Sandang Korban Longsor Pasirlangu
Diketahui, sejumlah tokoh ikut menyisihkan dana fantastis. Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad menyumbang Rp3 miliar.
Menteri Agama Nasaruddin Umar Rp596 juta, anggota DPD RI Alfiansyah Komeng Rp50 juta, Paguyuban Pasundan Rp100 juta, serta DPP Partai Demokrat Rp20 juta. Belum lagi bantuan dari berbagai pihak lainnya yang terus berdatangan.
Tak hanya mengandalkan solidaritas publik, Pemkab Bandung Barat juga mengalokasikan Rp7,3 miliar dari BTT APBD untuk penanganan bencana selama 14 hari masa tanggap darurat.
"Solidaritas yang membahana ini harapannya hanya satu, pemulihan cepat bagi warga Pasirlangu yang terdampak longsor," ucapnya.
Kendati begitu, apakah duit bantuan itu akan tepat sasaran atau bagaimana mekanisme pembagiannya, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pemerintah. (gat)
