BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Deru alat berat dan gonggongan anjing pelacak mewarnai hari ke-17 pencarian korban longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Selasa, 10 Februari 2026.
Tim SAR gabungan belum juga berhenti memburu harapan di balik timbunan tanah longsor yang menerjang kawasan tersebut.
SAR Mission Coordinator, Ade Dian Permana menyebutkan, hingga operasi hari ketujuh belas, total sudah 99 bodypack ditemukan di lokasi bencana. Lima di antaranya ditemukan hanya dalam satu hari pencarian.
"Di pencarian hari ke-17 saja, tim menemukan 5 bodypack. Sehingga total penemuan sejak hari pertama sebanyak 99 bodypack," ujar Ade Dian, Selasa 10 Februari 2026.
Baca Juga: Jalan Ambles di Munjul Pandeglang, Arus Lalu Lintas Terganggu
Setiap bodypack yang berhasil dievakuasi, lanjut dia, langsung diserahkan ke Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.
Sementara itu, dari 79 bodypack yang sudah masuk proses identifikasi, 76 di antaranya telah berhasil dikenali dan diserahkan kepada pihak keluarga yang menanti dengan harap dan doa.
"Dengan hasil ini, berati masih ada 14 bodypack lagi yang masih kita tunggu hasil identifikasinya dari tim DVI," katanya.
Dia menambahkan, dalam operasi pencarian hari ke-17 ini pihaknya melibatkan kekuatan besar 862 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, hingga potensi SAR lainnya.
Baca Juga: Angka Kemiskinan Pandeglang Tertinggi di Banten, Dinsos Ungkap Penyebabnya
Tak hanya itu, sembilan unit ekskavator dikerahkan membelah material longsor, sementara 10 ekor anjing pelacak (K-9) menyisir titik-titik yang dicurigai masih menyimpan korban.
Namun di tengah semangat tak kenal lelah itu, faktor keselamatan tetap jadi prioritas utama. Cuaca yang kerap berubah-ubah menjadi ancaman tersendiri bagi para petugas di lapangan.
"Proses pencarian ini mengedepankan unsur keselamatan. Nah, kalau cuaca memburuk, maka petugas akan ditarik dari worksite," ucap dia.
Sementara itu, status tanggap darurat yang sebelumnya ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kini resmi dicabut pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski begitu, pencarian korban tidak serta-merta dihentikan.
Baca Juga: Disamarkan Perlengkapan Ibadah, Penyelundupan Arak Bali Ilegal Dibongkar TNI AL di Bakauheni
"Operasi SAR tetap dilanjutkan dalam masa transisi menuju pemulihan dengan pola operasi terbatas," ujarnya.
Tragedi longsor Pasirlangu menyisakan duka mendalam. Dibalik angka-angka dan laporan resmi, ada keluarga yang masih menunggu kepastian, ada harapan yang belum sepenuhnya padam. Tim SAR pun terus berpacu dengan waktu menggali, menyisir, dan berjuang hingga titik terakhir. (gat)