Thanksinsomnia didirikan oleh Mohan Hazian, pengusaha kelahiran Lampung, 4 Februari 1990. Namanya dikenal luas seiring pertumbuhan brand streetwear yang berhasil menembus pasar nasional.
Sebelum fokus membangun usaha, Mohan disebut menjalani berbagai pekerjaan di Jakarta, mulai dari sektor restoran hingga penjualan. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam memahami pasar dan strategi bisnis.
Produk awal yang dikembangkan Thanksinsomnia adalah tas untuk pemain skateboard, yang saat itu dinilai cukup unik. Dari titik tersebut, brand berkembang bertahap menjadi lini fashion yang lebih luas.
Kronologi Dugaan Kasus yang Viral di Media Sosial

Perbincangan publik memuncak setelah unggahan seorang perempuan di platform X yang mengaku mengalami dugaan pelecehan seksual saat menjalani pekerjaan photoshoot pada Mei 2025.
Korban melalui akun @aarummanis menyebut dirinya mendapat pekerjaan sebagai talent untuk pemotretan brand lokal dengan owner berinisial M. Ia menuliskan bahwa sesi photoshoot awal berlangsung normal tanpa kejanggalan.
Menurut pengakuannya, situasi berubah setelah sesi selesai ketika ia diajak makan dan kemudian ditinggal berdua dengan sang owner di lokasi. Dalam unggahan tersebut, korban mengklaim mengalami tindakan yang membuatnya merasa terancam secara fisik dan psikologis.
Korban juga menyatakan tidak membawa kasus tersebut ke jalur hukum karena merasa tidak memiliki bukti yang cukup. Unggahan tersebut disertai peringatan sensitif dan telah dilihat jutaan pengguna, memicu spekuliasi liar di media sosial.
Seiring viralnya pengakuan tersebut, warganet mulai mengaitkan owner berinisial M dengan Mohan Hazian. Dugaan ini berkembang di ruang publik, meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Beberapa konten yang diduga berkaitan dengan pemotretan tersebut dilaporkan telah dihapus, sementara kolom komentar akun brand ditutup. Hingga kini, akun pribadi Mohan Hazian juga ramai dipenuhi permintaan klarifikasi dari netizen.
