Ilustrasi tangan orang sedang berdoa (Sumber: Pinterest/@Atikul)

KHAZANAH

Jelang Ramadhan, Ini Cara Efektif Meningkatkan Amal yang Bisa Mulai Dilakukan Sekarang

Senin 09 Feb 2026, 15:41 WIB

POSKOTA.CO.ID - Bulan Sya’ban kembali menyapa, menandai bahwa Ramadhan kian dekat. Dalam tradisi Islam, Sya’ban dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan kesempatan untuk mematangkan persiapan spiritual maupun fisik.

Sebagai momentum penting menjelang ibadah puasa, umat Islam dianjurkan memperkuat keimanan, menjaga kesehatan, serta menyiapkan perbekalan agar mampu menjalankan Ramadhan secara optimal.

Para ulama menyebut Sya’ban sebagai waktu untuk “menyiram dan merawat iman”, sebuah bentuk kesiapan spiritual agar seseorang memasuki Ramadhan dengan hati yang bening dan jiwa yang kuat.

Memperkuat Fondasi Iman Menjelang Ramadhan

Dalam Al-Qur’an ditegaskan bahwa kewajiban puasa ditujukan kepada orang-orang beriman. Allah berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa.” (QS. Al-Baqarah [2]:183)

Ayat ini menegaskan bahwa keimanan merupakan syarat utama terlaksananya ibadah puasa. Karena itu, bulan Sya’ban menjadi momen penting untuk memperkuat iman dan ketauhidan. Bahkan kekurangan dalam kesehatan dan perbekalan kerap mampu ditutupi oleh kuatnya iman seseorang.

Baca Juga: Jadwal WFA Libur Lebaran 2026 ASN Resmi Ditetapkan, Cek Tanggal dan Skemanya

Menjaga Kesehatan sebagai Syarat Ibadah yang Sempurna

Puasa Ramadhan merupakan ibadah ruhani sekaligus jasmani. Kondisi fisik berpengaruh langsung terhadap kelancaran ibadah, sebagaimana dijelaskan dalam hukum fiqih bahwa orang sakit memperoleh keringanan untuk tidak berpuasa.

Karena itu, menjaga kesehatan sejak Sya’ban adalah bentuk ikhtiar penting. Pola tidur yang baik, asupan gizi seimbang, dan menyiapkan stamina fisik menjadi langkah yang disarankan agar puasa dapat dijalankan tanpa kendala berarti.

Menyiapkan Perbekalan untuk Memaksimalkan Ibadah

Aktivitas bekerja sembari berpuasa kerap menurunkan etos kerja. Tidak sedikit orang merasa kurang produktif akibat perubahan pola makan dan istirahat di bulan Ramadhan. Karena itu, menyiapkan perbekalan atau perencanaan finansial lebih awal dapat membantu memastikan fokus tetap terjaga saat memasuki bulan suci.

Persiapan ini bukan hanya terkait kebutuhan rumah tangga, tetapi juga pengaturan kegiatan selama Ramadhan agar ibadah dapat dijalankan dengan lebih khusyuk.

Tiga Amalan Utama yang Ditekankan di Bulan Sya’ban

1. Bertaubat dan Membersihkan Diri

Seperti seseorang yang hendak menyambut tamu agung, umat Islam dianjurkan menyucikan diri menjelang Ramadhan. Taubat, istighfar, dan introspeksi diri menjadi langkah awal untuk menyambut bulan suci dengan hati bersih.

As-Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki dalam Ma Dza fi Sya’ban menjelaskan bahwa memperbanyak istighfar, terutama pada malam Nisfu Sya’ban, dapat membuka pintu rezeki dan menghapus kesulitan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang membiasakan istighfar, Allah akan memberi jalan keluar dari setiap kesempitan, kelapangan dari setiap kesedihan, serta rezeki dari arah yang tidak ia sangka.” (HR. Abu Dawud)

2. Memperbanyak Puasa Sunnah Sya’ban

Sayyidah Aisyah RA menceritakan bahwa Rasulullah SAW berpuasa di bulan Sya’ban lebih banyak dibanding bulan lainnya. Ketika ditanya, beliau menjawab:

“(Puasa) Sya’ban untuk mengagungkan Ramadhan.” (HR. At-Tirmidzi)

Sya’ban juga dikenal sebagai bulan ketika amal manusia diangkat kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda:

“Ini bulan yang dilalaikan banyak orang antara Rajab dan Ramadhan. Pada bulan ini amal-amal diangkat kepada Allah, dan aku ingin amal-amalku diangkat dalam keadaan berpuasa.” (HR. An-Nasa’i)

Baca Juga: Bolehkah Puasa Fidyah Dibayar dengan Uang? Begini Penjelasan Lengkap Buya Yahya

3. Mendekatkan Diri kepada Allah dan Mengingat Kematian

Tidak banyak yang mengetahui bahwa pada bulan Sya’ban, Allah menetapkan siapa saja yang akan wafat pada tahun tersebut. Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah mencatat setiap jiwa yang akan meninggal pada tahun itu. Dan aku ingin ajalku datang dalam keadaan berpuasa.” (HR. Abu Ya’la)

Karenanya, memperbanyak dzikir, doa, sedekah, membaca Al-Qur’an, serta shalawat menjadi amalan yang dianjurkan. Menurut para ulama, perintah shalawat sendiri diturunkan pada bulan Sya’ban, sehingga momentum ini sangat tepat untuk memperbanyak pujian kepada Nabi SAW.

Sya’ban adalah kesempatan emas untuk memperkuat keimanan, membersihkan hati, serta merawat spiritualitas agar siap menyambut Ramadhan. Dengan memaksimalkan tiga amalan utama bertaubat, memperbanyak puasa sunnah, dan mendekatkan diri kepada Allah seorang Muslim diharapkan dapat memasuki Ramadhan dengan kesiapan lahir dan batin.

Tags:
Ramadhan 2026Meningkatkan iman menjelang RamadhanIstighfar Nisfu Sya’banPuasa sunnah Sya’banAmalan bulan Sya’banPersiapan Ramadhan

Yusuf Sidiq Khoiruman

Reporter

Yusuf Sidiq Khoiruman

Editor