Ia menuturkan tidak ada yang terluka, namun mengalami kerugian hingga puluhan juta.
"Alhamdullilah dalam kebakaran ini kami berdua tidak mengalami luka-luka. Hanya barang-barang bekas terbuat dari plastik siap jual tidak tersisa ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta," tuturnya.
Nur Wahid menganggap kejadian ini merupakan ujian hidup dan meyakini akan ada jalan yang lebih baik.
"Dibalik musibah ini, pasti Allah akan membuka jalan untuk menjadi yang lebih baik lagi. Apalagi di bulan baik menghadapi Ramadan dan Lebaran Idulfitri," ucapnya.
"Saat ini karyawan ada 2 orang masih mencoba membersihkan barang-barang sisa kebakaran masih ada yang bisa diselamatkan dan beberapa hari tidak buka tapi jika ada yang mau masukin barang bisa diterima. Sambil membersihkan sisa-sisa puing untuk dibersihkan," sambungnya.
