Pedagang daging sapi di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Februari 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

JAKARTA RAYA

Jelang Imlek dan Ramadhan, Harga Daging Sapi Naik Tembus Rp140 Ribu per Kilogram

Rabu 04 Feb 2026, 17:40 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Menjelang perayaan Imlek dan bulan puasa Ramadhan, harga daging sapi di sejumlah pasar di Jakarta mulai mengalami kenaikan. 

Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Senen, Kiki, 54 tahun mengatakan, saat ini harga jual daging sapi berada di kisaran Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.

Harga ini tergantung jenis dan kualitas potongan, dimana untuk daging sapi kualitas super harganya bisa mencapai Rp160 ribu per kilogram. 

Menurutnya, harga tersebut naik dibandingkan sebelumnya yang masih berada di rentang Rp120 ribu hingga Rp125 ribu per kilogram.

Baca Juga: 3 Hari Hanyut, Pekerja Jembatan Leuwiranji Bogor Ditemukan Tewas di Tangerang

“Sekarang di Rp135 sampai Rp140 ribu, ada yang supernya Rp160 ribu, sebelumnya kan di harga Rp120 ribu, sekarang harganya naik,” ujar Kiki kepada Poskota, Rabu, 4 Februari 2026.

Sebelumnya, berdasarkan hasil pembahasan pedagang dnegan pemangku kepentingan terkait, harga daging sapi seharusnya bisa menembus Rp150 ribu per kilogram.

Namun, ada upaya penekanan harga dari pemerintah dan importir sehingga kenaikan tidak terlalu tinggi di tingkat pasar. Meski begitu, beban biaya tetap dirasakan pedagang.

“Dari hitung-hitungan seharusnya bisa sampai Rp150 ribu. Tapi ada penekanan dari pemerintah dan importir. Masalahnya, beban itu jatuhnya ke pedagang juga,” ucap Kiki.

Baca Juga: Persiapan Imlek, Warga Luar Jakarta Mampir Beli Pernak-Pernik ke Petak Sembilan

Kiki berharap menjelang Imlek dan Ramadhan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. Ia mengatakan, pedagang sangat bergantung kepada stabilitas harga karena mayoritas pembeli merupakan pelanggan tetap, seperti warung makan, katering, hingga kafe.

Jika harga daging sapi terus naik, dikhawatirkan nantinya para pelaku usaha kecil menengah (UKM) akan semakin tertekan.

“Kita harap jangan sampai ada kenaikan signifikan sampai Idul Fitri. Tolong dibantu subsidi supaya harga bisa ditekan. Kalau kita naik terus, kasihan konsumen dan UKM bisa hilang,” ucapnya.

Dampak kenaikan harga juga mulai terlihat dari sisi volume penjualan. Kiki mengaku jumlah pembelian pelanggan menurun cukup tajam dibandingkan periode sebelumnya. Pelanggan yang biasanya membeli dalam jumlah besar kini mengurangi pesanan.

Baca Juga: Pemotor Tewas Ditabrak Angkot Jaklingko di Cilandak

“Berkurang. Biasanya beli 50 kilo, sekarang paling 15 kilo. Mungkin karena mahal atau mereka ganti ke menu lain seperti ayam atau ikan,” kata Kiki. (cr-4)

Tags:
Jakarta SelatanPasar Senenpedagang daging sapiharga daging sapiRamadhanperayaan imlek

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor