Instruktur Honda Indonesia Unjuk Inovasi, Raih Penghargaan di Asia-Oceania

Sabtu 31 Jan 2026, 15:58 WIB
Tim Safety Riding Indonesia melakukan  inovasi edukasi keselamatan berkendara untuk anak usia dini. (Sumber: AHM)

Tim Safety Riding Indonesia melakukan inovasi edukasi keselamatan berkendara untuk anak usia dini. (Sumber: AHM)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Instruktur Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mencatatkan prestasi di tingkat regional. Tim Indonesia berhasil meraih peringkat kedua terbaik pada ajang Asia-Oceania Safety Innovative Concept yang digelar secara daring pada Kamis, 29 Januari 2026.

Capaian tersebut menjadi bukti kompetensi instruktur Safety Riding Honda Indonesia dalam merancang metode edukasi keselamatan berkendara yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Pada ajang tersebut, Indonesia diwakili oleh lima instruktur Safety Riding Astra Honda. Tiga di antaranya berasal dari AHM, yakni M. Zakky Zulfiar, Dwi Oktawijaya, dan Deni Surahman. Dua perwakilan lainnya berasal dari jaringan Main Dealer, yaitu Hari Setiawan dari PT Mitra Pinasthika Mulia serta Yosepth K.L Dwiyanto dari Astra Motor Bali.

Baca Juga: Kia Jadikan IIMS 2026 Ajang Perkenalan Produk Terbaru dan Baca Arah Pasar

Kelima instruktur tersebut ditantang menghadirkan inovasi metode edukasi keselamatan berkendara untuk anak-anak. Materi disampaikan melalui presentasi serta role play di hadapan dewan juri internasional secara daring.

Dalam kompetisi ini, tim Indonesia mengusung inovasi edukasi keselamatan berkendara bagi anak-anak usia Golden Age (2–6 tahun). Metode yang dikembangkan memanfaatkan miniatur lalu lintas sebagai media pembelajaran interaktif.

Melalui miniatur tersebut, anak-anak diperkenalkan pada situasi lalu lintas secara visual dan menyenangkan. Pendekatan edukasi dua arah juga diterapkan agar anak lebih aktif memahami rambu lalu lintas serta perilaku aman di jalan.

Selain miniatur lalu lintas, para instruktur Safety Riding Astra Honda juga memperkenalkan metode edukasi lain yang menekankan pada pemahaman berkendara berboncengan yang aman serta kesadaran terhadap blind spot kendaraan.

Tiga inovasi metode ajar tersebut dinilai membantu anak-anak lebih mudah memahami konsep dasar berlalu lintas sejak usia dini. Edukasi ini diharapkan menjadi bekal pembentukan karakter disiplin berlalu lintas serta meningkatkan kesadaran keselamatan di masa depan.

“Terima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan apresiasi pada ajang ini. Prestasi ini mendorong kami untuk terus konsisten dalam menghadirkan inovasi-inovasi baru untuk mendukung proses edukasi keselamatan berkendara di Indonesia,” ujar Zakky.

Asia-Oceania Safety Innovative Concept diikuti oleh tujuh negara lainnya, yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, India, dan Taiwan. Penilaian dilakukan oleh juri yang berasal dari Honda Motor Co., Ltd, Asian Honda Co., Ltd, serta Suzuka Traffic Education Center Manager.


Berita Terkait


News Update