Iman menempuh pendidikan tinggi di institusi ternama, baik dalam maupun luar negeri, antara lain:
- Sarjana Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Bandung (1995)
- Master of Business Administration (MBA) bidang Finance, Leeds University Business School, Inggris (1997)
Pendidikan tersebut menjadi fondasi penting yang membentuk pemahaman Iman atas struktur pasar keuangan, manajemen risiko, hingga dinamika investasi global.
Perjalanan Karier Profesional
Karier Iman di dunia keuangan berlangsung lebih dari dua dekade dan mencakup berbagai posisi strategis, baik di pasar modal maupun BUMN besar. Berikut perjalanan kariernya:
- PT Danareksa Sekuritas (1998–2003)
- Direktur Investment Banking, PT Mandiri Sekuritas (2003–2016)
- Direktur Keuangan, PT Pelabuhan Indonesia II / Pelindo II (2016–2018)
- Direktur Keuangan, PT Pelabuhan Indonesia III / Pelindo III (2018–2019)
- Direktur Utama, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (2019–2020)
- Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha, PT Pertamina (Persero) (2020–2022)
- Presiden Direktur Bursa Efek Indonesia (2022–2026)
Di berbagai posisi tersebut, ia dikenal sebagai eksekutif yang memiliki keahlian dalam pengelolaan portofolio, transformasi bisnis, serta tata kelola perusahaan.
Penghargaan yang Pernah Diterima
Reputasi Iman juga tercermin dalam berbagai penghargaan yang pernah ia raih:
- Indonesia Future Business Leader (2016)
- 2nd Winner Indonesia Best CFO (2017–2018) oleh Swanetwork
- CEO Visioner Terbaik (2020) oleh BUMN Track
Penghargaan tersebut memperkuat posisinya sebagai salah satu profesional yang berpengaruh di sektor keuangan nasional.
Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Kulit Ular Piton dan Kura-Kura Afrika di Pelabuhan Bakauheni
Harta Kekayaan Iman Rachman Berdasarkan LHKPN
Publik turut menyoroti kekayaan Iman Rachman usai kabar pengunduran dirinya. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2019, total kekayaannya mencapai lebih dari Rp28 miliar. Aset yang tercatat meliputi:
- Tanah dan bangunan: Rp13,6 miliar
- Kendaraan: Rp1,63 miliar
- Harta bergerak lainnya: Rp1 miliar
- Surat berharga: Rp607 juta
- Kas dan setara kas: lebih dari Rp13,5 miliar
- Harta lainnya: Rp678 juta
- Kewajiban: Rp3,02 miliar
Dengan total aset sekitar Rp31,06 miliar, kekayaan bersihnya tetap berada dalam kisaran puluhan miliar rupiah.
Pengunduran diri Iman Rachman menandai salah satu titik penting dalam sejarah pasar modal Indonesia. Langkah tersebut menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, terutama ketika pasar berada dalam tekanan besar.
Hingga artikel ini diterbitkan akun Instagram Iman Rachman belum bisa ditemukan. Netizen masih mencari-mencari informasi tersebut.
Dengan rekam jejak panjang, pengalaman strategis, serta kontribusi signifikan bagi sektor keuangan, Iman Rachman tetap menjadi sosok berpengaruh yang meninggalkan jejak penting dalam perjalanan Bursa Efek Indonesia.
