Sejumlah kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA RAYA

Polisi Tertibkan Kapal Overload di Pelabuhan Muara Angke, Kepadatan Capai 2.564 Unit

Jumat 30 Jan 2026, 20:00 WIB

TANJUNG PRIOK, POSKOTA.CO.ID -  Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan (UPPP) Muara Angke melakukan penertiban terhadap kapal-kapal yang menumpuk di kolam dermaga Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.

Langkah ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kapal yang menghambat aktivitas pelayaran nelayan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo mengatakan, penertiban merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang digelar pada Selasa, 27 Januari 2026, di kawasan Pelabuhan Muara Angke. Koordinasi tersebut melibatkan Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Napitupulu dan Kepala UPPP Muara Angke, Mahad.

“Kepadatan kapal yang jauh melebihi kapasitas kolam pelabuhan menjadi persoalan utama yang harus segera ditangani,” ujar Aris Wibowo dalam keterangannya, Jumat, 30 Januari 2026.

Baca Juga: Kapasitas Muara Angke Kelebihan Muatan, KPKP DKI Catat 2.564 Kapal Bersandar

Menurut Aris Wibowo, berdasarkan data UPPP, kolam Pelabuhan Muara Angke memiliki kapasitas ideal sekitar 1.000 kapal. Namun, jumlah kapal yang saat ini bersandar tercatat mencapai 2.564 unit, sehingga menyebabkan kondisi overload dan menghambat olah gerak kapal, khususnya kapal yang akan keluar masuk dermaga.

Selain kepadatan, kata Aris Wibowo, antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) juga berdampak pada lamanya kapal bersandar. Saat ini, SPBU Muara Angke hanya mampu melayani sekitar 6 hingga 8 kapal per hari, meski ketersediaan kuota BBM dipastikan masih mencukupi. Di kawasan tersebut terdapat dua fasilitas pengisian BBM dengan kuota tahunan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Napitupulu menyatakan, penertiban dilakukan secara rutin, terutama terhadap kapal yang telah selesai melakukan pengisian BBM agar segera meninggalkan kolam dermaga.

“Penertiban kami lakukan setiap hari untuk membuka alur pelayaran dan menjaga kelancaran mobilitas kapal,” kata Hitler Napitupulu.

Selain itu, kata Hitler Napitupulu, Bhabinkamtibmas Muara Angke AIPTU Setiyono turut memberikan imbauan kepada anak buah kapal (ABK) agar tidak berlama-lama berada di kolam dermaga setelah keperluan selesai. Unit Intelkam Polsek Kawasan Sunda Kelapa juga melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

"Penertiban ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan kapal di Pelabuhan Muara Angke sehingga aktivitas pelayaran dan bongkar muat nelayan dapat kembali berjalan normal," harap Hitler Napitupulu.

Tags:
kepadatan kapalPelabuhan Muara Angke

Ali Mansur

Reporter

Fani Ferdiansyah

Editor