Lansia Tewas Tertimbun Longsor TPT di Bogor, Keluarga Ceritakan Proses Evakuasi Korban

Jumat 30 Jan 2026, 14:50 WIB
Keponakan korban, Irvan Maulana menunjukkan lokasi lansia yang meregang nyawa akibat longsor TPT di Bogor Selatan. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

Keponakan korban, Irvan Maulana menunjukkan lokasi lansia yang meregang nyawa akibat longsor TPT di Bogor Selatan. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

BOGOR SELATAN, POSKOTA.CO.ID - Seorang wanita lanjut usia berinisial AM, 54 tahun, tewas tertimbun longsor akibat tembok penahan tanah (TPT) ambruk pada Kamis, 29 Januari 2026.

Pada saat kejadian, hujan deras melanda wilayah Kampung Jerokuta, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor sejak Kamis pagi hingga sore.

Keponakan korban, Irfan Maulana, 37 tahun menceritakan detik-detik dirinya mendenger ambruknya tembok penahan tanah (TPT) di depan rumah tantenya itu.

Saat hujan deras, Irfan yang sedang menyantap makan malam langsung dibuat kaget dengan suara gemuruh dari depan rumah.

Baca Juga: Kebakaran Rumah di Jagakarsa, Seorang Lansia Tewas di Kamar Mandi

Ia pun segera melihat asal suara itu, dan benar saja TPT di depan rumah tantenya ambruk akibat tanah sudah tak mampu menopang air hujan yang terus turun.

“Kedengeran jatoh (TPT ambruk) saya buka pintu depan ga ada orang, khawatir takut ada yang terbang timbun,” kata Irfan kepada Poskota di lokasi kejadian, Jumat 30 Januari 2026.

Karena penasaran, Irfan pun mencoba membuka pintu samping dan mengecek secara langsung runtuhan TPT tersebut, lalu ia mendengar suara teriakan seperti minta tolong.

Ia pun langsung memanggil tetangganya, untuk membantu orang yang mengerang kesakitan dibalik runtuhan longsor.

Baca Juga: Pedagang Es Kue Jadul Viral Terima Bantuan Modal Usaha dari Dandim Jakarta Pusat

“Saya gali mandiri pakai tangan, pas dilihat itu bibi saya, keadannya sudah lemas. Badannya ke kubur, yang kelihatan dari kepala sampai dada aja,” ucap Irfan, matanya terus menatap lubang galian tempat bibinya meregang nyawa.


Berita Terkait


News Update