Lokasi tertimbunnya AM, korban meninggal dunia akibat tembok penahan tanah ambruk di Bogor Selatan. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

JAKARTA RAYA

Korban Tewas Tertimpa Longsor TPT di Bogor Dikenang sebagai Pribadi yang Taat Ibadah

Jumat 30 Jan 2026, 16:17 WIB

BOGOR SELATAN, POSKOTA.CO.ID - Longsor akibat ambruknya tembok penahan tanah (TPT) di Bogor Selatan mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia pada Kamis malam, 29 Januari 2026.

Diketahui, korban berinisial AM, 60 tahun merupakan salah satu warga yang tertimbun longsoran tanah sepanjang 4 meter.

Diberitakan sebelumnya, korban merupakan pemilik rumah dekat lokasi ambruknya TPT tersebut sempat dievakuasi ke rumah sakit.

Namun karena kondisinya yang buruk, nyawa korban tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Lansia Tewas Tertimbun Longsor TPT di Bogor, Keluarga Ceritakan Proses Evakuasi Korban

Di sisi lain, pihak keluarga, Desmiati, 47 tahun yang merupakan keponakan korban menceritakan sosok korban adalah orang baik dan tak pernaah ketinggalan ibadah lima waktu.

“Baik dia sosoknya, rajin sholat, sebelum meninggal (tertimbun) dia juga menyelesaikan sholat magribnya dulu,” kata Desmiati kepada Poskota saat ditemui di rumahnya, Jumat 30 Januari 2026.

Diketahui, sehari-hari korban berprofesi sebagai pedagang mie gaul dan jajanan anak lainnya. Ia menjajakan dagangan tepat di warung kecil depan TPT yang ambruk.

Diceritakan Desmiati, korban setiap hari Kamis kerap menyiapkan masakan untuk konsumsi pengajuan mingguan.

Baca Juga: Kali Angke dan Pesanggrahan Tak Lagi Meluap, Banjir di Wilayah Kembangan Dipastikan Surut

Pada saat kejadian ambruknya TPT, AM tengah keluar rumah untuk pergi ke warung mempersiapkan bahan yang bakal disuguhkan di kegiatan pengajuan keluarga.

“Dia itu selalu bikin konsumsi, hari itu dia bikin ketupat sayur. (Ketupatnya) sebagian tertimbun, sebagian saya bawa ke masjid,” ucapnya.

Desmiati juga menceritakan korban sebagai pedagang jajanan anak yang sudah dipercaya warga sekitar untuk membereskan pekerjaan rumah, seperti menuci, nyetrika, nyapu, sampai ngepel.

“Alhamdulillahnya dia sudah melakukan kewajibannya dulu, sebelum Allah panggil,” kata Desmiati, lirih.

Baca Juga: Banjir Melanda Kampung Melayu, Ratusan Warga Mengungsi ke Sekolah

Sebagai informasi, tebok penahan tanah (TPT) di Kampung Jerokuta, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor tersebut ambruk diduga akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak Kamis pagi hingga sore.

Akibat tanah tidak sanggup lagi menahan air hujan membuat TPT ambruk dan menyebabkan longsor sepanjang 4 meter di lokasi kejadian. (cr-6)

Tags:
korban longsortembok penahan tanah ambrukBogor SelatanTPT ambruk di Bogor

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor