Sebelum mengajukan pinjaman, calon debitur wajib memenuhi ketentuan umum yang telah ditetapkan oleh BRI. Persyaratan ini bertujuan memastikan kelayakan usaha dan kemampuan pembayaran.
Pemohon harus berstatus Warga Negara Indonesia dengan usia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Usaha yang dijalankan wajib bersifat produktif dan telah aktif minimal enam bulan. Selain itu, pemohon tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain.
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi KTP dan Kartu Keluarga, legalitas usaha atau surat keterangan usaha, serta NPWP untuk pinjaman di atas Rp50 juta. Seluruh pemohon juga harus bersedia mengikuti proses verifikasi dan analisis kelayakan dari pihak bank.
Baca Juga: Cara Mengajukan KUR BRI 2026 agar Lolos BI Checking Gimana? Simak Tips Cepat Disetujui Berikut Ini
Cara Mengajukan KUR BRI Secara Online
BRI menyediakan layanan pengajuan KUR secara digital untuk memudahkan pelaku UMKM tanpa harus datang ke kantor cabang. Proses ini bisa dilakukan dari rumah melalui ponsel atau laptop.
- Status kewarganegaraan dan usia
- Kepemilikan usaha aktif
- Riwayat kredit
- Dokumen identitas wajib
- Legalitas usaha
- NPWP untuk plafon tertentu
- Kesediaan proses verifikasi
Cara Mengajukan KUR BRI Secara Offline
Bagi pelaku usaha yang lebih nyaman dengan layanan tatap muka, pengajuan KUR juga dapat dilakukan langsung di kantor cabang BRI terdekat.
- Akses situs resmi KUR BRI
- Registrasi atau login akun
- Pilih menu pengajuan KUR
- Isi data pengajuan
- Unggah dokumen pendukung
- Gunakan fitur simulasi angsuran
- Kirim pengajuan
Dengan memahami simulasi angsuran, syarat, dan cara pengajuan KUR BRI 2026, pelaku UMKM diharapkan dapat lebih percaya diri dalam memilih pembiayaan yang tepat. Perencanaan yang matang akan membantu usaha berkembang tanpa membebani keuangan di kemudian hari.
