JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 52 RT dan 17 ruas jalan di wilayah Jakarta tergenang banjir, Kamis, 29 Januari 2026.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 52 RT dan 17 ruas jalan tergenang," kata Kapusdatin BPBD Jakarta, Muhamad Yohan kepada awak media, Kamis, 29 Januari 2026.
Berikut daftar RT di wilayah Jakarta yang tergenang banjir, yakni:
Jakarta Barat
- 2 RT Duri Kosambi
- 4 RT Kedaung Kali Angke
- 3 RT Rawa Buaya
- 5 RT Kedoya Selatan
Jakarta Pusat
- 9 RT Karet Tengsin
Baca Juga: Banjir Rendam Jalan Daan Mogot, Pengendara Lawan Arah
Jakarta Selatan
- 1 RT Cipulir
- 4 RT Pondok Pinang
- 2 RT Kuningan Barat
- 3 RT Pejaten Timur
Jakarta Timur
- 4 RT Bidara Cina
- 2 RT Cipinang Muara
- 4 RT Kampung Melayu
- 5 RT Cawang
- 2 RT Cililitan
Jakarta Utara
- 1 RT Cilincing
- 1 RT Kelurahan Rorotan
Selain permukiman warga, Yohan mengatakan sebanyak 17 ruas jalan tergenang air.
Baca Juga: Banjir di Kota Bekasi Capai 1,5 Meter, Hampir Seluruh Kecamatan Terdampak
"Jalan tergenang terdapat 17 ruas jalan," ujarnya.
Berikut daftar jalan yang tergenang, di antaranya:
Jakarta Barat
- Jalan Daan Mogot KM 12, Cengkareng Timur
- Jalan Srengseng Raya, Kedoya Selatan
- Jalan Puri Kembangan, Kedoya Selatan
- Jalan Harun, Sukabumi Utara, Jakarta Barat
Jakarta Selatan
- Jalan Cileduk Raya, Cipulir
- Jalan Pulo Raya IV, Petogogan
- Gang Langgar, Rawajati
Jakarta Timur
- Jalan Raden Inten II, Duren Sawit
- Jalan Raya Cipinang Indah, Pondok Bambu
Jakarta Utara
- Tugu Utara
- Pegangsaan Dua
- Sukapura
- Semper Barat
- Semper Timur
Baca Juga: Titik Lokasi Banjir Jakarta Hari ini 29 Januari 2026, Waspadai Sejumlah Wilayah ini
Jakarta Pusat
- Jalan KS Tubun, Petamburan
"Jakarta Barat, Kelurahan Kedaung Kali Angke di Masjid Jami Al Fudhola dengan jumlah pengungsi sebanyak 3 kepala keluarga (KK) atau 14 jiwa," ucapnya.
Sementara, dua orang diungsikan di RPTRA Segas RW 06 dan Aula Masjid Muhajirin RW 07.
Dalam upaya penanganan, dikatakan Isnawa, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.
"Dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," katanya.
BPBD Jakarta mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi genangan dan dampak lanjutan oleh cuaca ekstrem.
"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," tuturnya. (cr-4)
