Kemudian Abidin juga mengaku saat ini dirinya tengah mengidentifikasi sekolah sekolah yang rusak akibat bencana. Katanya jika ada yang rusak maka akan diajukan melalui dana tak terduga.
"Sudah kita data dan sekarang sedang menunggu air surut, nanti kami periksa," tuturnya.
Sementara itu berdasarkan data yang dirilis oleh Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, bencana hidrometeorologi melanda 27 kecamatan.
Dari jumlah tersebut sebanyak 23 kecamatan yang tersebar di 59 Desa terendam banjir. Sembilan Kecamatan dilanda angin kencang dan delapan kecamatan dilanda longsor atau pergerakan tanah.
Penduduk terdampak sebanyak 11.528 KK atau 38. 345 jiwa. Lalu, untuk rumah yang terendam banjir ada sebanyak 9.724 rumah, 64 rumah terdampak longsor dan 35 rumah terdampak angin.
