Salah satu daya tarik utama Uang Indo adalah opsi pencairan dana langsung ke dompet digital DANA. Agar proses ini berjalan lancar, pengguna perlu melakukan pengaturan tertentu terlebih dahulu.
Aktivasi BI-FAST di Aplikasi DANA
Pengguna diminta mengaktifkan fitur BI-FAST pada akun DANA mereka. Aktivasi dilakukan melalui menu pengaturan profil dengan mendaftarkan nomor ponsel sebagai identitas penerima transfer. Langkah ini bertujuan mempermudah proses pengiriman dana dari aplikasi pinjol ke akun DANA pengguna.
Registrasi dan Pengisian Data di Uang Indo
Setelah itu, pengguna perlu mengunduh aplikasi Uang Indo melalui Play Store dan melakukan registrasi menggunakan nomor ponsel yang sama dengan akun DANA. Selanjutnya, pengguna diminta mengisi data diri dasar, seperti tanggal lahir, status perkawinan, alamat, serta jenis pekerjaan.
Dalam ulasan pihak ketiga disebutkan, bagi pengguna tanpa pekerjaan tetap, memilih kategori wiraswasta dinilai dapat meningkatkan peluang persetujuan. Namun, informasi yang diinput tetap harus sesuai kondisi sebenarnya.
Kontak Darurat sebagai Syarat Verifikasi
Sebagai bagian dari prosedur verifikasi, pengguna juga diminta mencantumkan dua nomor kontak darurat. Praktik ini umum diterapkan pada layanan pinjol sebagai bentuk mitigasi risiko kredit.
Baca Juga: Mau Aktifkan TikTok PayLater? Intip Syarat, Cara, dan Limit Kredit Hingga Rp10 Juta
Klaim Tingkat Persetujuan Tinggi
Uang Indo diklaim memiliki tingkat persetujuan hingga 85 persen, khususnya bagi pengguna baru yang memperoleh voucher atau penawaran khusus saat pendaftaran awal.
“Pengguna baru biasanya mendapat peluang acc lebih besar, apalagi jika ada voucher khusus,” ungkap narasi dalam ulasan video Youtube tersebut.
Klaim ini menjadikan Uang Indo kerap disebut sebagai solusi dana cepat tanpa BI Checking. Meski demikian, tidak ada jaminan bahwa seluruh pengajuan akan disetujui, karena penilaian tetap dilakukan berdasarkan kebijakan internal aplikasi.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara konsisten mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan layanan pinjaman online. Dalam laman resminya, OJK menegaskan, “Masyarakat harus memahami manfaat, biaya, risiko, serta kewajiban sebelum menggunakan layanan keuangan digital”
Hal senada juga disampaikan oleh Bank Indonesia yang menekankan pentingnya literasi keuangan dalam era digital. Pinjaman online dapat menjadi solusi jangka pendek, namun berpotensi menjadi beban apabila tidak dikelola secara bijak.
Uang Indo hadir sebagai salah satu opsi pinjaman online dengan klaim pencairan cepat tanpa BI Checking dan transfer langsung ke saldo DANA. Dengan limit hingga Rp20 juta dan tenor fleksibel, aplikasi ini menawarkan kemudahan akses dana bagi sebagian masyarakat.
