Hal ini seperti yang tertuang dalam hadits riwayat Abu Dauda dan Ahmad.
"Tiga golongan yang tidak terkena hukum syar’i, yaitu orang yang tidur sampai ia terbangun, orang yang gila sampai ia sembuh, dan anak-anak sampai ia baligh". (HR Abu Daud: dan Ahmad).
4. Mampu dan Kuat
Untuk menjalankan ibadah puasa, seseorang harus mampu dan kuat berpuasa selama seharian penuh dalam tiga puluh hari.
5. Sehat
Seorang muslim yang sehat diwajibkan menjalani ibadah puasa Ramadhan. Namun, jika sedang dalam keadaan sakit, maka ia boleh tidak berpuasa dan harus menggantinya di lain hari.
Baca Juga: Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Ini Langkah Persiapan Diri yang Perlu Dilakukan dari Sekarang
6. Tidak Sedang Dalam Perjalanan
Orang-orang yang sedang dalam perjalanan jauh atau disebut musafir diperbolehkan untuk tidak berpuasa asalkan perjalanan yang dimaksud memenuhi syarat-syarat yang ditentukan.
7. Suci dari Haid dan Nifas
Seseorang yang menjalankan ibadah puasa harus bersih dan suci, baik dari darah haid maupun nifas. Bagi wanita yang sedang haid dan nifas, maka boleh tidak berpuasa dan wajib menggantinya di lain hari.
Rukun Puasa Ramadhan
Masih mengutip dari laman yang sama, berikut ini beberapa rukun puasa Ramadhan yang wajib diketahui oleh umat Islam.
1. Niat
Rukun puasa Ramadhan yang pertama adalah membaca niat, baik dai dalam hati, maupun secara lisan. Niat dibaca pada malam hari dan wajib menjelaskan kefardhuannya di dalam niat tersebut.
Berikut ini bacaan niat puasa Ramadhan yang harus dibaca umat Islam sebelum menjalankan ibadah puasa.
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
"Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhis syahri ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala".
2. Menahan Diri
Rukun kedua adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan syahwat.
