Warga mengais barang yang bisa dijual pada tumpukan sampah yang akan dibuang ke Bantar Gebang di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin, 26 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA RAYA

Warga Cengkareng Cari ‘Harta Karun’ di Tumpukan Sampah Pasca Banjir, Dapat HP hingga Spring Bed

Senin 26 Jan 2026, 17:23 WIB

CENGKARENG, POSKOTA.CO.ID – Tumpukan sampah sisa banjir di wilayah Jakarta Barat dimanfaatkan sebagian warga untuk mencari barang bekas bernilai jual. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran berada di Jalan Kembangan Baru, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng.

Faiz, warga sekitar, mengaku menemukan satu unit ponsel dalam kondisi mati. Ia berencana membawa ponsel tersebut ke tempat servis.

“Kalau nyala ya HP-nya saya pakai, tapi kalau enggak nyala dijual begitu aja. Kalau kondisinya mati gini ya paling kejual Rp30-50 ribu,” kata Faiz kepada wartawan di lokasi, Senin, 26 Januari 2026.

Selain ponsel, Faiz juga mengumpulkan sejumlah barang kebutuhan rumah tangga yang hanyut terbawa banjir.

Baca Juga: Polisi Kerahkan 64 Personel Amankan Pembongkaran Jogging Track Ilegal di Setu Tujuh Muara Depok

“(Semuanya) ini kalau dijual kira-kira Rp130 ribuan dapat, ini masih ngumpulin,” ungkapnya.

Warga lainnya, Kardi, turut mengais barang rongsokan di lokasi tersebut. Ia menyebut tumpukan sampah di sepanjang pinggir jalan bukan sekadar limbah, melainkan peluang mendapatkan barang bernilai.

Kardi mengungkapkan, sejak sehari sebelumnya dirinya sudah mulai mengorek tumpukan sampah yang diangkut pascabanjir. Sejumlah barang kebutuhan rumah tangga ia kumpulkan untuk dipilah dan dijual kembali.

Ia bercerita pernah menemukan spring bed yang masih layak pakai. Namun, barang tersebut sempat diamankan petugas sebelum dikembalikan kepada pemiliknya.

“Tapi dibawa lagi sama petugas, terus dipulangin lagi ke orangnya. Itu kalau udah bersih, dijual lagi mahal itu, bisa sampai Rp300-400 ribu,” ucap Kardi.

Baca Juga: Wabah Virus Nipah di India Jadi Peringatan Global, Penularan Terjadi dari Hewan ke Manusia

Kardi mengaku sudah terbiasa mencari barang-barang bekas yang masih memiliki nilai jual. Ia juga menyebut pernah menemukan barang-barang pribadi milik warga yang hanyut terbawa banjir.

“Dompet ada isinya KTP, SIM, STNK, lengkap. Saya enggak tahu orangnya, akhirnya dipantau sama pengawas sini langsung dipulangin ke orangnya,” tuturnya.

Pantauan Poskota di lokasi, sejumlah warga tampak mengais tumpukan sampah yang terdiri dari limbah rumah tangga hingga perabotan. Terlihat pula sampah plastik, kasur bekas, kursi, dan peralatan rumah tangga lain yang masih bisa digunakan.

Warga juga mengumpulkan material seperti aluminium dan besi yang dapat dijual kembali. Di sisi lain, petugas kebersihan terlihat bergotong royong memuat sampah ke dalam truk untuk diangkut ke tempat pembuangan.

Sampah Pasca Banjir Akan Diangkut ke TPST Bantar Gebang

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan, banjir di sejumlah wilayah meninggalkan tumpukan sampah dalam jumlah besar. Sampah tersebut tidak hanya berasal dari permukiman warga, tetapi juga kiriman dari wilayah lain yang terbawa aliran sungai.

“Memang sampah ini dimungkinkan dihasilkan tak hanya dari permukiman warga saja. Tetapi datang dari sampah yang berasal dari aliran wilayah lain yang melalui kali Jakarta Barat,” kata Iin.

Ia memastikan tumpukan sampah di Jalan Kembangan Baru tidak dibiarkan menumpuk dan akan diangkut menggunakan armada truk.

“Jadi tumpukan sampah yang mungkin teman-teman lihat itu memang yang dalam proses kami akan angkut ke Bantar Gebang,” ungkapnya.

Iin menambahkan, pada Minggu, 25 Oktober 2025 lalu, pihaknya telah mengerahkan 20 truk untuk mengangkut sampah sisa banjir.

Tags:
Cengkarengbarang bekasbanjirsampah

Pandi Ramedhan

Reporter

Fani Ferdiansyah

Editor