POSKOTA.CO.ID - Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.
Berdasarkan hasil rukyat yang dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), telah diputuskan bahwa 1 Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sejak malam hari setelah Maghrib, umat Islam telah memasuki bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan.
Dalam tradisi Islam, malam pertama Ramadan memiliki keutamaan tersendiri. Banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk mengisinya dengan amalan sunnah, seperti memperbanyak doa, dzikir, dan membaca Al-Qur’an. Salah satu amalan yang dianjurkan dan memiliki nilai keutamaan tinggi adalah membaca Surah Al-Fath.
Baca Juga: Berapa Hari Puasa Nisfu Syaban 2026? Cek Tanggal, Jadwal, dan Keutamaannya
Surah Al-Fath dan Kedudukannya dalam Islam
Surah Al-Fath merupakan surah ke-48 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 29 ayat. Surah ini diturunkan di Madinah dan secara umum membahas tentang kemenangan, pertolongan Allah, serta janji-Nya kepada Rasulullah SAW dan kaum mukminin.
Nama Al-Fath berarti “kemenangan”. Para ulama tafsir menjelaskan bahwa surah ini berkaitan erat dengan Perjanjian Hudaibiyah dan menjadi kabar gembira atas terbukanya jalan kemenangan besar bagi umat Islam, termasuk Fathu Makkah.
Keistimewaan surah ini ditegaskan dalam sebuah hadis Rasulullah SAW. Beliau bersabda:
“Telah turun kepadaku malam ini sebuah surat; surat tersebut lebih aku cintai daripada terbitnya matahari.”
(HR. At-Tirmidzi, dinilai sahih dalam Shahih Al-Jami’ No. 5121)
Hadis ini menjadi dasar kuat bagi para ulama bahwa Surah Al-Fath memiliki kedudukan khusus di sisi Rasulullah SAW.
Keutamaan Membaca Surah Al-Fath di Awal Ramadan
Membaca Surah Al-Fath pada permulaan bulan Ramadan diyakini membawa banyak keutamaan spiritual. Dalam kitab Terjemah dan Fadhilah Majmu’ Syarif, disebutkan bahwa sebagian ulama ahli makrifat menyampaikan:
