“Ketika kritik berubah menjadi doxxing, penyebaran data pribadi, atau tindakan nyata mendatangi rumah seseorang hingga membuat orang merasa terancam dan tidak aman, itu bukan lagi kritik, itu sudah membahayakan orang lain,” tegasnya.
Willie menegaskan bahwa dirinya memilih untuk tetap fokus berkarya dan menghadirkan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak sosial.
“Beberapa tahun terakhir fokus aku berkarya adalah menghibur sekaligus memberi dampak positif lewat konten sosial, bantuan, dan hal-hal yang bermanfaat. Aku memilih fokus berkarya dan melanjutkan hal-hal yang bermanfaat,” tuturnya.
Ke depan, perbincangan soal konten giveaway dan storytelling digital diperkirakan akan terus relevan, seiring meningkatnya tuntutan publik terhadap keaslian, etika, dan tanggung jawab kreator.
